Minggu, April 19, 2026
spot_img

Setelah Dipolisikan, Manager HRD PT. FCC Indonesia Minta Maaf

KARAWANG – Atas pernyataanya yang dinilai merendahkan martabat orang Karawang, Manager HRD/GA PT. FCC Indonesia bernama Oktav Ardiansyah dipolisikan LBH Bumi Proklamasi, Kamis (24/7/2025).

Pernyataan Oktav yang berbunyi ‘Aduh susah deh orang Karawang diajarinnya, orang Karawang gak pinter-pinter’ yang membuat gaduh tersebut resmi dipolisikan di Mapolres Karawang.

“Ucapan Manajer HRD PT. FCC Indonesia tersebut jelas-jelas telah mencederai martabat masyarakat Karawang secara umum,” tutur Dede Jalaludin, SH, usai membuat laporan di Mapolres Karawang.

Menurut Dede, pernyataan tersebut bukan hanya tidak etis, namun berpotensi melanggar hukum karena mengandung unsur penghinaan terhadap golongan masyarakat berdasarkan asal daerah, yang dapat dikategorikan sebagai ujaran kebencian.

Berita Lainnya  KPK Sita 250 Juta di Rumah Ono Surono, Kuasa Hukum : itu Uang Arisan Keluarga

“Kami dari LBH Gabbar menilai bahwa pernyataan ini bisa memicu keresahan sosial, tidak bisa dibiarkan. Sudah kami laporkan secara resmi ke Polres Karawang agar diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Diketahui, PT. FCC Indonesia sendiri merupakan perusahaan manufaktur yang berlokasi di Kawasan Industri KIIC, Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, dan bergerak di bidang otomotif.

Dede menegaskan bahwa laporan ini adalah bentuk pembelaan terhadap harga diri masyarakat Karawang. Ia berharap pihak kepolisian segera memanggil terlapor untuk dimintai keterangan.

Berita Lainnya  Gaduh Dugaan Ijon Pokir, Kompak Reformasi Surati Kejati Jabar

“Kami juga mendesak Dinas Tenaga Kerja agar mengevaluasi mekanisme rekrutmen yang melibatkan perusahaan asing, terutama jika ada potensi pelanggaran etika atau hukum,” pungkasnya.

Oktav Ardiansyah Meminta Maaf

Oktav Ardiansyah saat menggelar konferensi pers.

Di kesempatan berbeda, Manajer HRD PT. FCC Indonesia Oktav Ardiansyah akhirnya memintaa maaf atas pernyataanya yang viral dan dinilai merendahkan martabat warga Karawang.

“Dengan segala kerendahan hati, saya meminta maaf. Sebenarnya pernyataan saya itu tidak bermaksud menyinggung, apalagi merendahkan warga Karawang. Video yang beredar sudah di luar konteks,” tutur Oktav Ardiansyah, saat jumpa pers di Lapak Ngopi di kawasan GOR Panatayudha Karawang, Kamis (24/7/2025).

Berita Lainnya  Dalih Ade Kunang : itu Uang Pinjaman Pribadi untuk Lunasi Utang Biaya Pilkada

Dalam klarifikasinya, Oktav menegaskan bahwa pernyataan tersebut hanyalah bentuk pengumpamaan dan bukan generalisasi. Ia juga menyebut bahwa dirinya sangat menghormati masyarakat Karawang.

“Saya sendiri sangat menghormati warga Karawang. Salah satu asisten manajer pemasaran kami orang Karawang, dan dia pintar. Jadi sekali lagi, saya mohon maaf,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

KARAWANG - Salah seorang tokoh pergerakan Asep Irawan Syafei M.Si dikabarkan telah melaporkan dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa...

Sultan Kemnaker Bersiap Jadi Saksi Mahkota, Noel Minta ‘Tak Saling Serang’

JAKARTA - Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjuluk Sultan Kemnaker mau menjadi saksi mahkota mengungkap kasus Immanuel Ebenezer (Noel), namun Noel minta tak saling serang. Sosok...

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam...

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan