Minggu, April 19, 2026
spot_img

Makna ‘Angka 9’ di Mahar Pernikahan Maula Akbar dengan Putri Karlina

GARUT – Pernikahan antara Anggota DPRD Jawa Barat, Maula Akbar Mulyadi Putra dengan Wakil Bupati Garut, Luthfianisa Putri Karnila tengah menjadi sorotan publik, khususnya bagi warga Jawa Barat.

Prosesi penikahannya yang menggunakan pakaian dan adat sunda, tetapi ada hal menarik lainnya di pernikahan putra Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi dengan putri sulung Kapolda Metro Jaya Irjen. Pol. H. Karyoto tersebut.

Yaitu dimana mahar yang diserahkan, semuanya menggunakan simbol angka 9. Seperti 9 ekor sapi, 9 ekor domba, 9 ekor ayam pelung, 9 jenis ikan mas, 9 tanggungan ikan burame, 9 ayakan, 9 jenis padi lokal khas Sunda, serta 90 jenis pohon dan benih kayu.

Berita Lainnya  Kang Ais : Korupsi Berjamaah Anggota DPRD Karawang Bisa Terulang

Menurut KDM, mahar yang diberikan Maula Akbar kepada Putri Karlina adalah sederet simbol kehidupan seperti hewan ternak, bibit tanaman, hingga pohon lokal khas Nusantara.

“Perkawinan itu kan proses pembenihan,” ujar KDM, dilansir dari Kompas.com.

“Benih sapi, benih domba, benih ikan, benih padi, benih pohon, benih kayu — semua itu adalah simbol kehidupan yang berkelanjutan. Menikah itu bukan sekadar ritual, tapi membangun siklus kehidupan,” katanya.

KDM menjelaskan alasan angka sembilan menjadi unsur utama mahar tersebut. Menurutnya, angka 9 memiliki makna mendalam dalam filosofi Jawa dan Sunda.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Apresiasi Kinerja APH dalam Tekan Angka Kejahatan

“Angka sembilan itu angka puncak. Sepuluh itu bukan angka, Pak, karena sepuluh itu satu dengan nol. Dia kembali ke satu,” ucapnya.

Makna di balik mahar ini menggambarkan kesatuan nilai adat dan alam. Semua benda yang dijadikan mahar berasal dari bumi Pasundan, menunjukkan bahwa rumah tangga yang kokoh harus berpijak pada akar budaya dan hidup selaras dengan alam.

KDM berharap pernikahan anaknya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai budaya lokal dan memaknai pernikahan sebagai langkah sakral menuju kehidupan yang berkelanjutan.

Berita Lainnya  Konsisten dalam Kepempimpinan 'Karawang Maju', FORHATI Dorong KAHMI Segera Proses Anggota Kehormatan Bupati Aep

Diketahui, resepsi pernikahan pasangan ini digelar pada hari yang sama, Rabu (16/7/2025), mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WIB di kawasan Pendopo Garut.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

KARAWANG - Salah seorang tokoh pergerakan Asep Irawan Syafei M.Si dikabarkan telah melaporkan dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa...

Sultan Kemnaker Bersiap Jadi Saksi Mahkota, Noel Minta ‘Tak Saling Serang’

JAKARTA - Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjuluk Sultan Kemnaker mau menjadi saksi mahkota mengungkap kasus Immanuel Ebenezer (Noel), namun Noel minta tak saling serang. Sosok...

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam...

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan