Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Kritik Tajam untuk Patrick Kluivert, Pelatih Timnas Atau Pelatih Tarkam

JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mendapat kritik tajam. Anggota DPR RI, Andre Rosiade menyebut Kluivert seperti pelatih tarkam.

Laga terakhir Indonesia di babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang menjadi sorotan Andre. Indonesia kalah telak dari Jepang dengan skor 0-6 pada bulan Juni lalu.

Andre menyoroti bahwa Kluivert langsung jalan-jalan selepas kekalahan telak Indonesia. Politisi partai Gerindra itu menegaskan bahwa semestinya meneer Belanda itu tidak liburan di Jepang.

“Saya sengaja bongkar sekarang supaya publik paham kondisi psikologis kita semua, di saat suporter itu bersedih di Osaka, lagi sedih, kecewa mereka war tiket, mereka cari tiket berangkat ke osaka, mungkin ribuan, ada 7 ribu yang dapat tiket nonton bola itu,” kata Andre dalam rilis yang diterima detikSport.

Berita Lainnya  Bupati Aep Resmi Lepas 689 Personel Atlet yang Berlaga di Porprov XV Jabar 2026

“Mereka masih bersedih di Osaka, eh kawan ini yang pelatih Patrick Kluivert ini jalan-jalan ke Kyoto,” kata dia menambahkan.

“Seharusnya habis kalah dia melakukan evaluasi ini langsung abis kalah dua hari kalau ga salah. Hari ini kalah nih besok masih di Osaka dia, besoknya lagi lusa dia kek Kyoto,” kata Andre.

Andre juga menyoroti fasilitas yang didapat oleh Kluivert selama menjadi nahkoda Timnas Indonesia. Dia membandingkan dengan pelatih Timnas sebelumnya, Shin Tae-yong.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

“Fasilitas apa sih yang kurang bagi kepelatihan Patrick Kluivert dkk ini, apa? Mohon maaf kalau Shin Tae-yong 5 atau 9 saya nggak tahu timnya, tapi kalau Patrick ini 14 orang, mereka dari luar negeri difasilitasi tiket business class. Kalau zamannya Shin Tae-yong, Korea informasi ordal saya itu hanya mendapatkan tiket Business class itu setahun hanya dua kali dibiayai PSSI ke Korea, dua kali setahun,” kata Andre Lagi.

Berita Lainnya  Hashim Sebut Seharusnya Tukang Cukur hingga Warteg Dikenai Pajak untuk Biayai MBG dan Kopdes

Kluivert lebih banyak ada di Belanda atau Eropa dibanding di tanah air. Menjelang FIFA Matchday bulan Juni, Kluivert cs baru ada di tanah air beberapa pekan sebelum pertandingan melawan China.

“Ikatan batinnya kurang, engagement kurang sehingga dia kayak pelatih tarkam, ada pertandingan dia datang,” kata Andre.

Bersama Indonesia, Kluivert sudah menjalani empat pertandingan. Hasilnya, Indonesia menang dua kali dan kalah dua kali.***

Sumber : DetikSport

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan