Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Konfercab PA GMNI Bekasi Ricuh Saat Wali Kota Tri Sampaikan Sambutan

KOTA BEKASI – Konferensi Cabang dan Diskusi Publik Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Kota Bekasi, di warnai kericuhan pada saat Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono memberikan sambutan.

Berdasarkan informasi yang diterima Pojokbekasi, bahwa agenda tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Merapi Merbabu, Kecamatan Rawalumbu, pada Sabtu 11 Oktober 2025.

Kericuhan tersebut bermula sekitar pukul 13.58 WIB, saat itu sekelompok massa yang mengklaim bagian dari GMNI masuk ke ruangan.

Salah seorang yang terlibat kericuhan, menungkapkan, bahwa Konfercab PA GMNI tersebut ilegal, karena tidak melibatkan kadernya.

“Ini ilegal, karena tidak melibatkan kader GMNI,” tetas seorang pemuda yang mengklaim sebagai kader GMNI.

Melihat hal itu, sejumlah panitia langsung menghampiri kelompok tersebut dan meminta untuk tenang. Selanjutnya beberapa panitia juga meminta untuk mereka keluar Ballroom dan memohon untuk mengajak berdisuksi.

Berita Lainnya  Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Bakal Adukan Persoalan ke DPRD

Hanya saja mereka justru tetap bersikukuh ingin acara tersebut untuk dihentikan karena satu lain hal yang belum diketahui secara pasti. Lebih kurang tiga menit saling beradu argumen antara panitia dengan kelompok itu, aksi saling dorong pun terjadi.

Bahkan terlihat ada seseorang yang sampai melempar gelas kaca hingga menghantam atap pintu bagian atas. Gelas tersebut pun pecah dan membuat pecahan itu menghujani sejumlah orang yang berada di dekat pintu.

Wali Kota Bekasi saat menyampaikan sambutan di pembukaan Konfercab PA GMNI.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Kota Bekasi, Heri Purnomo, menerangkan, dinamika yang terjadi merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.

Berita Lainnya  Om Zein : Generasi Muda Jangan Malu Pakai Bahasa Sunda

“Menurut saya ini dinamika biasa, itu adik-adik kita juga semua, teman-teman kita juga semua. Jadi mungkin miskomunikasi aja,” tutur Heri Purnomo, Minggu 12 Oktober 2025.

Dirinya menegaskan, bahwa forum tersebut sebetulnya untuk para alumni GMNI. Namun, undangan juga telah disebarkan kepada kader aktif GMNI.

“Ini kegiatan alumni. Bukan kegiatan GMNI aktif, jadi memang, kita ya mengundang, sudah diundang,” tegas Heri.

Heri pun mengaku bingung, sebab ia mendapat informasi kericuhan itu dipicu lantaran undangan acara per lima tahun itu tidak diberikan secara merata kepada anggota GMNI.

Namun ia memastikan kalau undangan sudah disebarluaskan secara merata kepada anggota GMNI.

Berita Lainnya  Kondisi 11 Warga Bekasi Korban Kecelakaan KRL Mulai Membaik

“Mereka tadi ada yang bilang mereka merasa tidak diundang, dan saya selalu bilang undang, kan lebih banyak hadir kan lebih bergairah, tidak ada pilih kasih juga semua adik-adik kami semua,” jelas dia.

Ia berharap kejadian ini dapat menjadi bahan introspeksi bagi semua pihak agar ruang diskusi dapat dimanfaatkan dengan baik tanpa adanya konflik atau kepentingan tertentu yang merugikan.

“Itu ada juga teman-teman GMNI pada hadir. Ya silahkan aja hadir, kalau memang ada permasalahan apa-apa ya kita melakukan dialog,” tutup Heri.***

Sumber : PojokSatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Buntut Bentrokan Suporter, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Tak Berlebihan Rayakan Kemenangan

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan imbauan tegas kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta...

Sidang Lanjutan Ade Kunang Ungkap Sopir Angkot Dijadikan Direktur Fiktif untuk Dapat Proyek

BANDUNG - Sidang lanjutan kasus korupsi proyek ijon dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara, dan ayahnya, HM Kunang, mengungkap fakta baru. Seorang pengusaha...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan