Rabu, Agustus 12, 2026
spot_img

Konfercab PA GMNI Bekasi Ricuh Saat Wali Kota Tri Sampaikan Sambutan

KOTA BEKASI – Konferensi Cabang dan Diskusi Publik Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Kota Bekasi, di warnai kericuhan pada saat Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono memberikan sambutan.

Berdasarkan informasi yang diterima Pojokbekasi, bahwa agenda tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Merapi Merbabu, Kecamatan Rawalumbu, pada Sabtu 11 Oktober 2025.

Kericuhan tersebut bermula sekitar pukul 13.58 WIB, saat itu sekelompok massa yang mengklaim bagian dari GMNI masuk ke ruangan.

Salah seorang yang terlibat kericuhan, menungkapkan, bahwa Konfercab PA GMNI tersebut ilegal, karena tidak melibatkan kadernya.

“Ini ilegal, karena tidak melibatkan kader GMNI,” tetas seorang pemuda yang mengklaim sebagai kader GMNI.

Melihat hal itu, sejumlah panitia langsung menghampiri kelompok tersebut dan meminta untuk tenang. Selanjutnya beberapa panitia juga meminta untuk mereka keluar Ballroom dan memohon untuk mengajak berdisuksi.

Berita Lainnya  Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

Hanya saja mereka justru tetap bersikukuh ingin acara tersebut untuk dihentikan karena satu lain hal yang belum diketahui secara pasti. Lebih kurang tiga menit saling beradu argumen antara panitia dengan kelompok itu, aksi saling dorong pun terjadi.

Bahkan terlihat ada seseorang yang sampai melempar gelas kaca hingga menghantam atap pintu bagian atas. Gelas tersebut pun pecah dan membuat pecahan itu menghujani sejumlah orang yang berada di dekat pintu.

Wali Kota Bekasi saat menyampaikan sambutan di pembukaan Konfercab PA GMNI.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Kota Bekasi, Heri Purnomo, menerangkan, dinamika yang terjadi merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

“Menurut saya ini dinamika biasa, itu adik-adik kita juga semua, teman-teman kita juga semua. Jadi mungkin miskomunikasi aja,” tutur Heri Purnomo, Minggu 12 Oktober 2025.

Dirinya menegaskan, bahwa forum tersebut sebetulnya untuk para alumni GMNI. Namun, undangan juga telah disebarkan kepada kader aktif GMNI.

“Ini kegiatan alumni. Bukan kegiatan GMNI aktif, jadi memang, kita ya mengundang, sudah diundang,” tegas Heri.

Heri pun mengaku bingung, sebab ia mendapat informasi kericuhan itu dipicu lantaran undangan acara per lima tahun itu tidak diberikan secara merata kepada anggota GMNI.

Namun ia memastikan kalau undangan sudah disebarluaskan secara merata kepada anggota GMNI.

Berita Lainnya  Sengketa Catut Nama Apoteker Melasuka Karawang Berujung Laporan Pidana

“Mereka tadi ada yang bilang mereka merasa tidak diundang, dan saya selalu bilang undang, kan lebih banyak hadir kan lebih bergairah, tidak ada pilih kasih juga semua adik-adik kami semua,” jelas dia.

Ia berharap kejadian ini dapat menjadi bahan introspeksi bagi semua pihak agar ruang diskusi dapat dimanfaatkan dengan baik tanpa adanya konflik atau kepentingan tertentu yang merugikan.

“Itu ada juga teman-teman GMNI pada hadir. Ya silahkan aja hadir, kalau memang ada permasalahan apa-apa ya kita melakukan dialog,” tutup Heri.***

Sumber : PojokSatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

Polisi Tangkap 2 Orang Dalam Kasus Challenge Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras

JAKARTA - Polisi menangkap dua orang kasus challenge hafalan Al Quran berhadiah minuman keras di salah satu booth festival musik The Sounds Project di...

Siswa SMA Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu – Tanggerang Selatan

TANGGERANG - Terjadi kecelakaan di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026), setelah seorang pelajar SMA tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL). Peristiwa yang terjadi sekitar...

Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

KARAWANG - Terkait dugaan korupsi KPR Bank BTN yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Karawang, Manajemen PT. Bumi Artha Sedayu (BAS) akhirnya angkat bicara. Plt. Direktur...

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

Hukum

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan