Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Dipicu Terbakar Api Cemburu, Pelajar Tusuk Pelajar

KARAWANG – Diduga dilatarbelakangi motif terbakar api cemburu, DMY (19), seorang pelajar asal Serang – Banten menusuk ADK (18), seorang pelajar asal warga Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang.

Akibatnya, korban mengalami kondisi kritis dan harus dirawat di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi di samping Warung Kuningan Mart Sinar Berkah, Perumnas Bumi Telukjambe Blok G, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

“Motifnya karena cemburu, teman perempuannya jalan sama korban. Kami tidak mendalami statusnya apakah pacaran atau tidak,” kata Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, dilansir dari TribunNews.

Berita Lainnya  Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula saat korban bersama saksi seorang perempuan sedang berbelanja di warung.

Di lokasi tersebut, korban bertemu dengan terduga pelaku. Selanjutnya korban dipanggil oleh pelaku, kemudian secara tiba-tiba dipiting bagian leher, dibanting ke aspal, dan ditusuk menggunakan senjata tajam jenis pisau.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian panggul dekat tulang ekor, luka robek di punggung kiri bawah, serta luka lecet di perut sebelah kiri,” terang Ipda Wildan.

Berita Lainnya  Anak Perempuan 13 Tahun di Bekasi Jadi Korban Eksploitasi Tenaga Kerja dan Kekerasan Seksual

Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Telukjambe Timur. Tidak berselang lama, pada Selasa, 3 Februari 2026, sekitar pukul 00.30 WIB, petugas piket fungsi Polsek Telukjambe Timur yang sedang melaksanakan patroli, dibantu Tim Raimas Satuan Samapta Polres Karawang serta warga sekitar mengamankan terduga pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau bergagang warna hitam yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penganiayaan.

Unit Reskrim Polsek Telukjambe Timur juga telah melakukan interogasi, pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, serta melaksanakan proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Berita Lainnya  Guru SD Jadi Korban Tewas Kecelakaan Kereta, KDM Jadikan Anak Almarhum Nurlaela sebagai Anak Angkat

“Terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Telukjambe Timur guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” beber dia.

Wildan menegaskan, Polres Karawang berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk tindak pidana kekerasan demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Karawang. (MAZ)

Sumber : TribunNews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan