Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Pemkab Bekasi Siap Implementasikan Arahan Presiden Prabowo, dari KDMP hingga MBG

BOGORĀ – Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama unsur Forkopimda menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Kehadiran tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat sinergi dan keselarasan kebijakan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

Rakornas yang mengusung tema ā€œSinergi Pusat dan Daerah Dalam Program Prioritas Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045ā€, menjadi ruang konsolidasi nasional untuk menyatukan visi, arah, dan langkah pembangunan agar kebijakan strategis pemerintah pusat dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke daerah.

Berita Lainnya  67 Desa di Karawang akan Gelar Pilkades Serentak pada November 2026

Usai mengikuti Rakornas, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tegas kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera mengimplementasikan kebijakan strategis nasional yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, arahan Presiden mencakup penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta penataan dan penguatan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) sebagai langkah mitigasi terhadap dampak bencana, khususnya banjir.

Berita Lainnya  Menko Zulhas: Sekolah Bisa Protes MBG ke SPPG, Jangan Akting di Medsos

ā€œArahan Bapak Presiden kepada pemerintah daerah sangat jelas, bahwa kebijakan strategis nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis, serta penataan RUTR harus segera diimplementasikan,ā€ ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bekasi siap menindaklanjuti arahan tersebut melalui penguatan koordinasi lintas perangkat daerah serta sinergi dengan pemerintah pusat, agar setiap kebijakan nasional dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Asep menyampaikan bahwa Rakornas ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Bekasi, untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan arah pembangunan nasional, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Berita Lainnya  DPMPTSP Bekasi Hadirkan Layanan Publik 'Aplikasi Satu Pintu'

ā€œDengan partisipasi aktif dalam Rakornas ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mendukung agenda nasional dan menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.ā€ pungkasnya.***

Sumber : Prokopim Pemkab Bekasi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan