Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai masih belum sepenuhnya berpihak pada masyarakat.

KDM mengatakan, evaluasi tersebut akan berlanjut dalam pembahasan RAPBD 2027, dengan fokus pada pengurangan porsi anggaran bagi penyelenggara negara atau yang ia analogikan sebagai “amilin” dalam konsep zakat.

“Dalam tafsir zakat, pemerintah ini kan amilin. Nah, jatah amilinnya jangan kegedean,” ujar Dedi, sesuai salat idulfitri di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (21/3/2026).

Berita Lainnya  Dalih Ade Kunang : itu Uang Pinjaman Pribadi untuk Lunasi Utang Biaya Pilkada

Dedi menyebut, saat ini porsi anggaran untuk penyelenggaraan pemerintahan telah dibatasi maksimal 30 persen.

Angka tersebut, menurutnya, sudah lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya yang sempat mencapai 40 hingga 60 persen, bahkan ada yang sampai 70 persen.

“Sekarang 30 persen itu sudah bagus dibanding dulu. Pernah 40, 60, bahkan 70 persen untuk penyelenggara negara,” katanya.

Namun demikian, Dedi menilai angka tersebut masih bisa ditekan lebih rendah agar alokasi anggaran untuk kepentingan masyarakat bisa lebih besar.

Berita Lainnya  BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

Dedi menargetkan, ke depan porsi tersebut dapat dikurangi menjadi 25 persen, bahkan hingga 20 persen.

“Saya berharap Jawa Barat tidak sampai 30 persen. Bisa 25 atau bahkan 20 persen,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui besarnya jumlah pegawai dan tenaga pendidik di Jawa Barat menjadi tantangan tersendiri dalam menekan belanja aparatur.

“Karena jumlah pegawai sangat banyak, kemudian jumlah guru juga sangat banyak,” katanya.(*)

Sumber : TribunNews

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan