Jumat, September 25, 2026
Google search engine

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam data realisasi Inaproc, situs pengadaan barang dan jasa yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Dalam dokumen yang diunduh Tempo itu, setidaknya ada 12 paket kontrak pengadaan sikat dan semir sepatu yang dilakukan BGN. Lembaga yang mengurusi proyek makan bergizi gratis (MBG) ini menghamburkan total Rp 1,57 miliar untuk membeli barang-barang tersebut.

Adapun nilai kontrak dari pengadaan paket semir sepatu dan sikat ini mulai dari Rp 17,43 juta hingga Rp 610,2 juta. Paket kontrak terbesar tercatat dengan nama kegiatan “Semir” senilai Rp 610,2 juta.

Berita Lainnya  2 Pemuda Pemeran 'A Day in My Life' Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Sedangkan untuk pengadaan sikat semir terbesar yaitu Rp 158,62 juta. Kedua paket dengan nilai kontrak terbesar di masing-masing barang tersebut dibayarkan ke PT Gajah Mitra Paragon lewat mekanisme katalog elektronik.

Tempo menelusuri katalog PT Gajah Mitra Paragon di situs Inaproc. Dalam perusahaan penyedia barang itu, satu unit semir sepatu bermerek Kiwi dibanderol di harga Rp 54.999 hingga Rp 56.000. Sedangkan untuk harga sikat semir sepatu di perusahaan yang sama sebesar Rp 50.000.

Harga semir dan sikat semir sepatu yang dijual sejumlah penyedia barang terbilang lebih mahal dibanding yang dijual di lokapasar. Misalnya, harga satu paket semir sepatu beserta sikatnya dengan merek serupa hanya dijual sebesar Rp 18.999.

Berita Lainnya  Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

Kepala BGN Dadan Hindayana belum merespons pertanyaan yang ditujukan ke nomor WhatsApp-nya ihwal pengadaan sikat dan semir sepatu ini. Dalam keterangan sebelumnya, Dadan menyatakan setiap pembelian barang dan jasa oleh lembaganya dilakukan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Dia mengatakan pengadaan barang dan jasa yang dilakukan BGN menjadi bagian dari kebutuhan operasional proyek MBG. “Setiap penggunaan anggaran negara di lingkungan BGN telah melalui mekanisme perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” ujar Dadan dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 13 April 2026.

Pengadaan barang dan jasa BGN belakangan disorot publik lantaran acap tidak berkaitan dengan pelaksanaan perbaikan gizi dan stunting sebagaimana tugas lembaga tersebut. Berbagai pengadaan itu juga dianggap memboroskan anggaran saat pemerintahan Prabowo Subianto memberlakukan kebijakan penghematan anggaran sejak 2025 hingga kini.

Berita Lainnya  Giliran Ratusan Siswa dan Guru di MAN 2 Rembang yang Keracunan MBG

Salah satu proyek yang janggal adalah pengadaan lebih dari 25 ribu unit sepeda motor untuk operasional kepala dapur MBG. Nilai kontrak pengadaan alat transportasi ini mencapai Rp 1,2 triliun.

Proyek BGN lainnya adalah pengadaan kaus kaki sebesar Rp 6,9 miliar, pengadaan perangkat keras dan komputer Rp 830 miliar, bahkan pengadaan jasa sewa event organizer senilai Rp 113,9 miliar.***

Sumber : Tempo

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan