Selasa, April 14, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Kembali Tantang ‘Si Raja Bongkar’

Setelah dinilai sukses menertibkan bangunan liar (bangli) di sepanjang kali Bekasi yang menjadi penyebab banjir, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi kembali menantang Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang yang dijulukinya sebagai bupati ‘Si Raja Bongkar’.

Dalam kegiatan Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, KDM kembali menantang Si Raja Bongkar untuk mengevaluasi tata ruang Bekasi, maksudnya tata ruang yang beralih fungsi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati Bekasi. Ini disebutnya oleh saya adalah raja bongkar,” kata KDM dalam sambutannya, Kamis (22/5/2025).

Berita Lainnya  Pemkab Purwakarta Tutup TPA Cikolotok, Sampah Dialihkan ke Sarimukti

Di hadapan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, KDM juga memuji kepemimpinan Ade Kunang yang dinilainya tegas. Karena telah membongkar semua bangli penyebab banjir tanpa kompensasi.

Menjawab tantangan KDM, Ade Kuswara Kunang tak masalah dirinya dijuluki ‘Si Raja Bongkar’ oleh KDM.

Ia mengatakan jika julukan tersebut akan jadi motivasi buat dirinya.  “Ya respons saya biasa saja, menjadi motivasi untuk nanti ke depan,” kata Ade Kunang.

Berita Lainnya  Peringatan Hari Air Sedunia, Kemen LH Apresiasi Peran Aktif Fordas Cilamaya Berbunga

Ade Kunang memastikan akan terus melanjutkan pembongkaran bangunan liar di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi. Sebab, keberadaan bangunan liar sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

“Bangli (bangunan liar) memang mengganggu ketertiban umum ya, kita bisa kondisikan,” katanya.

Ade Kunang juga merespons permintaan KDM untuk mengenai evaluasi tata ruang di Kabupaten Bekasi. Dia mengaku akan segera menginstruksikan lurah dan camat untuk mengembalikan fungsi lahan dan menata desa.

Berita Lainnya  Dugaan Pencemaran Kali Cigempol, LMP Desak KDM Tindak Tegas PT. Pindo Deli 4

“Kita juga akan mengadopsi pergub (peraturan gubernur) tentang larangan alih fungsi lahan. Kan sudah jelas tadi bahwa penertiban bangli itu kita sedang berjalan, itu adalah bukti Kabupaten Bekasi memperbaiki fungsi (tata ruang),” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan