Senin, September 21, 2026
spot_img

DLH Bekasi Pastikan Operasional TPA Burangkeng Kembali Berjalan Normal

BEKASI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi memastikan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng kembali berjalan normal setelah sempat mengalami kendala dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dipastikan langsung oleh Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, pada Minggu (26/04/2026).

Dedi menjelaskan bahwa pengelolaan alat berat di TPA Burangkeng saat ini sepenuhnya menggunakan pihak ketiga. Kebijakan ini dinilai lebih efektif karena mampu menjaga ketersediaan alat serta meminimalisir gangguan operasional.

“Seluruh alat berat yang beroperasi di TPA Burangkeng menggunakan pihak ketiga, dan ini sudah hampir masuk tahun kedua. Hasilnya lebih efektif karena tidak ada lagi alat yang rusak atau kekurangan,” ujarnya.

Berita Lainnya  Warga dan LSM Laskar NKRI Kepung PT. Summit Adyawinsa Indonesia

Ia menambahkan, dengan sistem tersebut, operasional di lapangan menjadi lebih stabil. Tidak hanya itu, keberadaan operator juga terjamin sehingga aktivitas pengolahan sampah berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Operator aman, alat juga tersedia, dan yang terpenting sekarang sudah tidak ada antrean. Itu yang kita jaga agar pelayanan tetap optimal,” katanya.

Dedi mengungkapkan, kendala sempat terjadi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) industri yang cukup signifikan. Hal ini berdampak langsung pada biaya operasional pihak ketiga yang mengelola alat berat di TPA.

“Bukan karena kelangkaan, tetapi karena kenaikan harga BBM industri yang cukup tinggi dan di luar perhitungan kontrak. Itu yang sempat membuat operasional terhenti sementara,” jelasnya.

Berita Lainnya  Audiensi dengan BPJS Kesehatan, LSM Laskar NKRI Dorong Peningkatan Layanan dan Penguatan Aduan Masyarakat

Namun demikian, pihak DLH bersama pimpinan daerah segera mengambil langkah cepat melalui rapat maraton guna mencari solusi terbaik agar operasional dapat kembali berjalan.

“Alhamdulillah, setelah melalui pembahasan panjang, operasional kembali berjalan sejak Sabtu kemarin. Ada penyesuaian jumlah alat berat dari sebelumnya sekitar 22 unit menjadi sekitar 18 unit untuk menyesuaikan anggaran yang ada,” terangnya.

Menurutnya, langkah tersebut diambil sebagai strategi efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga memastikan bahwa kondisi di lapangan saat ini sudah kembali normal.

Berita Lainnya  IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

“Sekarang sudah normal, tidak ada antrean, dan armada sudah bergerak kembali. Itu yang menjadi fokus utama kami saat ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dedi mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, terutama menjelang musim kemarau yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Kami harapkan masyarakat tidak membakar sampah karena dampaknya sangat berbahaya, baik bagi lingkungan maupun kesehatan. Apalagi saat musim kering, risiko kebakaran semakin tinggi,” pungkasnya.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Andre Taulany dan Amanda Rigby Sah Jadi Pasangan Suami-Istri

Andre Taulany dan Amanda Rigby sah menjadi pasangan suami istri (pasutri). Mereka melangsungkan pernikahan pada Minggu (20/9/2026). Prosesi akad nikah berlangsung dengan hangat dan khidmat...

KDM atau H. Jenal Aripin yang ‘Cuci Tangan’, Askun : “Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?”

KARAWANG - Terkait siapakah sebenarnya yang sedang 'cuci tangan' dalam persoalan kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang Selatan akibat aktivitas truk bertonase muatan material tambang...

Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :”Saya Dalami Dulu ya!”

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana kembali menjalankan tugas pemerintahan setelah resmi bebas dari Lapas Perempuan Pangkalpinang. Hellyana mengatakan dirinya akan kembali menjalankan tugas sebagai...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan