Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Dapat Teror Selama 3 Bulan, Staf HRD Tewas Bersimbah Darah

PURWAKARTA – Dea Permata Karisma (27) adalah seorang wanita muda yang tinggal di Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ditemukan tewas dengan bekas tusukan.

Ia menetap di Komplek PJT II Blok D bersama pembantunya. Dea dikenal sebagai pribadi ramah dan mudah bergaul.

Dalam kesehariannya, ia bekerja sebagai staf Human Resources Development (HRD) di sebuah perusahaan swasta di Purwakarta. Suaminya bekerja di Perum Jasa Tirta (PJT) II dan biasanya baru pulang pada malam hari.

Menurut tetangganya, Salbiah, Dea tidak pernah terlihat memiliki masalah dengan orang lain. “Dia baik, suka bergaul sama semua orang. Saya enggak dengar dia punya masalah dengan siapa pun,” ujarnya.

Berita Lainnya  Prabowo : "Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan"

Teror WA Muncul Sebelum Pembunuhan?

Sebelum kejadian tragis itu, Dea sempat mendapatkan teror lewat pesan WhatsApp (WA) yang berisi ancaman pembunuhan. Teror ini berlangsung berturut-turut selama tiga bulan, membuat Dea gelisah dan khawatir.

Ayah korban, Sukarno (65), mengungkap bahwa pelaku bahkan pernah masuk ke rumah Dea, namun dipergoki oleh pembantu rumah tangga dan langsung melarikan diri.

Sang ibu, Yuli Ismawati (55), juga membenarkan adanya ancaman tersebut. Ia bahkan menyarankan putrinya memasang CCTV di rumah dan melaporkan kejadian itu ke pihak berwenang.

“Sudah lapor Babinsa, sampai ke Polsek Jatiluhur, tapi engga ada yang datang,” ungkap Yuli sambil menangis.

Berita Lainnya  Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : "Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak"

Kronologi Penemuan Jasad Dea

Pada Selasa (12/8/2025) siang, Dea sempat meminta pembantunya untuk berbelanja. Sekitar pukul 10.00 WIB, ia terlihat keluar rumah dalam kondisi normal.

Tetangganya, Salbiah, sempat menyapa Dea yang sedang makan siang dan mendengar ia berkata ingin segera beres karena hujan akan turun.

Beberapa jam kemudian, pembantu Dea berlari ketakutan sambil berteriak, “Ibu-ibu, Bu Dea dibunuh.” Warga yang datang ke lokasi melihat jejak darah di dekat pintu dapur.

Saat dicek, Dea ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusuk.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Putu Dewa Gede Anom Jaya, membenarkan penemuan jasad tersebut. “Hari ini, Selasa (12/8/2025), kami tim identifikasi dari Polres Purwakarta melakukan olah TKP di rumah yang ditemukan perempuan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Berita Lainnya  KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi. Jenazah Dea telah dibawa untuk diotopsi guna memastikan penyebab kematian.

Keluarga Dea berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan memberikan keadilan atas kematian tragis ini. “Kami ingin pelaku ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” kata Sukarno.***

Sumber : Kompas

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan