Kamis, April 30, 2026
spot_img

Dapat Santunan Baznas, Ratusan Anak Yatim di Bekasi Belanja ‘Baju Bedug’ di Mall

BEKASI – Sebanyak 100 anak yatim di Kabupaten Bekasi menerima santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bekasi dalam program “BAZNAS Cinta Yatim, Berbagi Kebahagiaan Menyambut Datangnya Hari Raya Lebaran.” Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, bertempat di Ramayana Mall Cibitung, Kecamatan Cibitung.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga diajak berbelanja ‘baju bedug’ untuk dikenakan saat Lebaran nanti.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Bekasi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BAZNAS Kabupaten Bekasi yang secara konsisten menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

Ia menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.

“Peran BAZNAS sangat penting dalam membantu pemerintah daerah memperluas jangkauan program sosial, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari semangat berbagi dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 100 anak yatim menerima santunan masing-masing sebesar Rp500 ribu, dengan total bantuan yang disalurkan mencapai Rp50 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim sekaligus menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Berita Lainnya  Arif Dianto Terus 'Gaspol', Bersaing Sehat dan Sportif untuk Jaga Marwah Kadin

Menurut Asep, bantuan yang diberikan tidak hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi simbol perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat terhadap anak-anak yatim.

“Bantuan ini bukan sekadar dukungan materi, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kasih sayang kita kepada anak-anak yatim agar mereka dapat merasakan kebahagiaan yang sama menjelang Hari Raya Idulfitri,” ungkapnya.

Selain melalui program BAZNAS Cinta Yatim, BAZNAS Kabupaten Bekasi juga menghadirkan program Bekasi Cerdas, yang bertujuan memberikan dukungan pendidikan bagi anak-anak yatim agar tetap memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Plt Bupati Bekasi menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang masa depan yang lebih cerah.

“Melalui program Bekasi Cerdas, kita ingin memastikan bahwa anak-anak yatim tetap memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah, meraih cita-cita, serta membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,” katanya.

Lebih lanjut, Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa upaya pembangunan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Ia berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Berita Lainnya  Masuk Triwulan II, Bupati Aep Mulai 'Gas Lagi' Pembangunan Infrastruktur Jalan

“Pembangunan kesejahteraan masyarakat memerlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai elemen, baik pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, maupun seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Secara khusus, Plt Bupati Bekasi juga menyampaikan pesan penuh harapan kepada anak-anak yatim penerima santunan agar tetap semangat dalam belajar dan tidak pernah berhenti bermimpi.

“Kepada anak-anakku semua, tetaplah semangat belajar, terus berusaha, dan jangan pernah berhenti bermimpi. Dengan doa, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak, InsyaAllah kalian dapat meraih masa depan yang gemilang,” pesannya dengan penuh haru.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga terus mendorong berbagai program pelayanan sosial lainnya bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. Beberapa di antaranya melalui dukungan akses terhadap Kartu Indonesia Pintar (KIP), layanan BPJS Kesehatan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta berbagai bantuan sosial lainnya.

Menurut Asep, perhatian terhadap anak yatim tidak boleh berhenti hanya pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui program yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Berita Lainnya  2 Kandidat Ketua Kadin Karawang Mundur, Arif Dianto : Pertimbangan Restu Keluarga

“Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus mendorong berbagai pelayanan dan program bantuan agar anak-anak yatim mendapatkan perhatian yang layak, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial,” tegasnya.

Ia juga meminta kepada seluruh pihak terkait agar secara aktif melakukan pendataan dan memastikan anak-anak yatim di Kabupaten Bekasi mendapatkan akses terhadap berbagai program bantuan pemerintah.

“Saya mendorong seluruh perangkat daerah dan pihak terkait untuk terus melakukan pendataan serta memastikan anak-anak yatim di Kabupaten Bekasi mendapatkan perhatian dan bantuan yang seharusnya mereka terima,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Plt Bupati Bekasi berharap Program BAZNAS Cinta Yatim tidak hanya menjadi kegiatan berbagi santunan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Bekasi, khususnya dalam menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kepala Bagian Kesra Kabupaten Bekasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi, serta Camat Cikarang Barat.(and/*)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Misi Susi Pudjiastuti ‘Tenggelamkan’ Pinjol di Jawa Barat

BANDUNG - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB resmi menunjuk eks Menteri...

Cawe-cawe Pengelolaan Limbah Industri, Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejaksaan

KARAWANG - Diduga melakukan cawe-cawe pengelolaan limbah ekonomis di PT. Multi Indo Mandiri (PT. MIM), Saepul Azis - Kepala Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten...

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

Jadi Broker Proyek, Lippo Diperiksa Polda Metro Jaya

JAKARTA - Polda Metro Jaya memeriksa anggota kepolisian aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias Lippo, terkait dugaan keterlibatan sebagai broker proyek pengadaan...

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan