Kamis, April 30, 2026
spot_img

Polemik MBG Pancawati, ini Hasil Temuan Satgas Pengawas MBG Karawang

KARAWANG – Terkait polemik kabar adanya keterlambatan distribusi dan tidak layak konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pancawati 2 yang membuat para wali murid marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Satgas Pengawas MBG Karawang angkat bicara.

Atas persoalan ini, Satgas Pengawas MBG Karawang mengaku sudah menerima laporan dari Korwil BGN. Yaitu dimana dalam hal ini pihak SPPG mengakui adanya keterlambatan pengiriman MBG. Tetapi membantah MBG yang tidak layak konsumsi.

“Memang terjadi keterlambatan pengiriman, tapi untuk kata diduga tidak layak konsumsi itu tidak benar. Dan itu semuanya dimasak. Tidak ada yang mentah seperti yang di beritakan, itu jawaban Korwil BGN,” tutur Ridwan Salam, Ketua Satgas Pengawas MBG Karawang, saat dikonfirmasi Opiniplus.com, Sabtu (14/3/2026).

Berita Lainnya  Abi Azis Intruksikan BP3 Dukung Rafiudin Firdaus

Disampaikan Ridwan Salam, saat ini pihaknya masih menela’ah apakah akan ada sanksi somasi atau seperti apa dalam menyikapi persoalan ini. Ia masih menunggu laporan investigas lengkap dari Korwil BGN.

“Yang pasti catatan kita evaluasi untuk perbaikan pelayanan SPPG ke depan,” tegasnya.

Disinggung soal sanksi, Ridwan Salam menegaskan bahwa setiap sanksi pelanggaran pengelolaan MBG sepenuhnya merupakan kewenangan BGN pusat, berdasarkan hasil laporan investigasi.

“Yang jelas pemberitaan makanan mentah sudah tidak benar, berdasarkan kroscek langsung pada saat kejadian. Sehingga sanksi karena keterlambatan distribusi MBG ini yang jadi fokus temuan,” tuturnya.

Berita Lainnya  Ditantang RDP Tak Ada Jawaban, GMPI Ancam Demo DPRD Karawang

“Kalau ketidaklayakan pasti setiap persepsi orang berbeda. Yang jelas makanan harus senilai Rp 10 ribu,” tandas Ridwan Salam.

Sebelumnya diberitakan, Puluhan orang tua siswa yang merupakan wali murid SDN Pancawati 2 terlihat marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat sore (13/3/2026), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedatangan mereka dipicu kekecewaan atas ketidakjelasan pendistribusian paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lambat, tidak tepat waktu, bahkan sebagian siswa tidak kebagian.

Berita Lainnya  Kenapa Polri dan TNI Boleh Punya 1.000 SPPG? Ini Penjelasan BGN

Para wali murid mengaku geram lantaran jadwal distribusi yang sebelumnya dijanjikan pada pagi hari kembali diundur oleh pihak dapur SPPG.

Informasi penundaan tersebut disampaikan kepada guru dan kemudian diteruskan ke grup sekolah melalui aplikasi WhatsApp.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Misi Susi Pudjiastuti ‘Tenggelamkan’ Pinjol di Jawa Barat

BANDUNG - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB resmi menunjuk eks Menteri...

Cawe-cawe Pengelolaan Limbah Industri, Kades Sumurkondang Dilaporkan ke Kejaksaan

KARAWANG - Diduga melakukan cawe-cawe pengelolaan limbah ekonomis di PT. Multi Indo Mandiri (PT. MIM), Saepul Azis - Kepala Desa Sumurkondang, Kecamatan Klari, Kabupaten...

Sidang Gugatan di MK, Akademisi Minta MBG Tak Masuk Anggaran Pendidikan

JAKARTA - Sejumlah akademisi yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) meminta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dimasukkan sebagai bagian...

Jadi Broker Proyek, Lippo Diperiksa Polda Metro Jaya

JAKARTA - Polda Metro Jaya memeriksa anggota kepolisian aktif Polsek Cimanggis, Polres Depok, Aiptu YS alias Lippo, terkait dugaan keterlibatan sebagai broker proyek pengadaan...

Soal Dana Koperasi, Puluhan Eks Karyawan PT. Pindo Deli ‘Ngadu’ ke Tim Jabar Istimewa

KARAWANG - Puluhan mantan karyawan PT. Pindo Deli Pulp And Paper Mills akhirnya buka suara, soal dugaan pengelolaan dana koperasi yang disebut belum sepenuhnya...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan