Senin, Juni 22, 2026
spot_img

Polemik MBG Pancawati, ini Hasil Temuan Satgas Pengawas MBG Karawang

KARAWANG – Terkait polemik kabar adanya keterlambatan distribusi dan tidak layak konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pancawati 2 yang membuat para wali murid marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Satgas Pengawas MBG Karawang angkat bicara.

Atas persoalan ini, Satgas Pengawas MBG Karawang mengaku sudah menerima laporan dari Korwil BGN. Yaitu dimana dalam hal ini pihak SPPG mengakui adanya keterlambatan pengiriman MBG. Tetapi membantah MBG yang tidak layak konsumsi.

“Memang terjadi keterlambatan pengiriman, tapi untuk kata diduga tidak layak konsumsi itu tidak benar. Dan itu semuanya dimasak. Tidak ada yang mentah seperti yang di beritakan, itu jawaban Korwil BGN,” tutur Ridwan Salam, Ketua Satgas Pengawas MBG Karawang, saat dikonfirmasi Opiniplus.com, Sabtu (14/3/2026).

Berita Lainnya  Forum KUB Soroti 'Jalan Butut' yang Dilalui Siswa Inspiratif, Angga : 'Karawang Utara Hanya Diingat saat Musim Kampanye'

Disampaikan Ridwan Salam, saat ini pihaknya masih menela’ah apakah akan ada sanksi somasi atau seperti apa dalam menyikapi persoalan ini. Ia masih menunggu laporan investigas lengkap dari Korwil BGN.

“Yang pasti catatan kita evaluasi untuk perbaikan pelayanan SPPG ke depan,” tegasnya.

Disinggung soal sanksi, Ridwan Salam menegaskan bahwa setiap sanksi pelanggaran pengelolaan MBG sepenuhnya merupakan kewenangan BGN pusat, berdasarkan hasil laporan investigasi.

“Yang jelas pemberitaan makanan mentah sudah tidak benar, berdasarkan kroscek langsung pada saat kejadian. Sehingga sanksi karena keterlambatan distribusi MBG ini yang jadi fokus temuan,” tuturnya.

Berita Lainnya  Askun : "Clean and Clear, Bupati Aep Masih Tegak Lurus"

“Kalau ketidaklayakan pasti setiap persepsi orang berbeda. Yang jelas makanan harus senilai Rp 10 ribu,” tandas Ridwan Salam.

Sebelumnya diberitakan, Puluhan orang tua siswa yang merupakan wali murid SDN Pancawati 2 terlihat marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat sore (13/3/2026), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedatangan mereka dipicu kekecewaan atas ketidakjelasan pendistribusian paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lambat, tidak tepat waktu, bahkan sebagian siswa tidak kebagian.

Berita Lainnya  ASN Karawang Manfaatkan WFH untuk Liburan ke Luar Kota, Askun : "Sekda Mana Taringmu"

Para wali murid mengaku geram lantaran jadwal distribusi yang sebelumnya dijanjikan pada pagi hari kembali diundur oleh pihak dapur SPPG.

Informasi penundaan tersebut disampaikan kepada guru dan kemudian diteruskan ke grup sekolah melalui aplikasi WhatsApp.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan