Senin, September 28, 2026
Google search engine

Polemik MBG Pancawati, ini Hasil Temuan Satgas Pengawas MBG Karawang

KARAWANG – Terkait polemik kabar adanya keterlambatan distribusi dan tidak layak konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pancawati 2 yang membuat para wali murid marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Satgas Pengawas MBG Karawang angkat bicara.

Atas persoalan ini, Satgas Pengawas MBG Karawang mengaku sudah menerima laporan dari Korwil BGN. Yaitu dimana dalam hal ini pihak SPPG mengakui adanya keterlambatan pengiriman MBG. Tetapi membantah MBG yang tidak layak konsumsi.

“Memang terjadi keterlambatan pengiriman, tapi untuk kata diduga tidak layak konsumsi itu tidak benar. Dan itu semuanya dimasak. Tidak ada yang mentah seperti yang di beritakan, itu jawaban Korwil BGN,” tutur Ridwan Salam, Ketua Satgas Pengawas MBG Karawang, saat dikonfirmasi Opiniplus.com, Sabtu (14/3/2026).

Berita Lainnya  KDM atau H. Jenal Aripin yang 'Cuci Tangan', Askun : "Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?"

Disampaikan Ridwan Salam, saat ini pihaknya masih menela’ah apakah akan ada sanksi somasi atau seperti apa dalam menyikapi persoalan ini. Ia masih menunggu laporan investigas lengkap dari Korwil BGN.

“Yang pasti catatan kita evaluasi untuk perbaikan pelayanan SPPG ke depan,” tegasnya.

Disinggung soal sanksi, Ridwan Salam menegaskan bahwa setiap sanksi pelanggaran pengelolaan MBG sepenuhnya merupakan kewenangan BGN pusat, berdasarkan hasil laporan investigasi.

“Yang jelas pemberitaan makanan mentah sudah tidak benar, berdasarkan kroscek langsung pada saat kejadian. Sehingga sanksi karena keterlambatan distribusi MBG ini yang jadi fokus temuan,” tuturnya.

Berita Lainnya  Dorong Digitalisasi Usaha, GOKAR dan Mentorship 360 Perkuat Database UMKM Karawang

“Kalau ketidaklayakan pasti setiap persepsi orang berbeda. Yang jelas makanan harus senilai Rp 10 ribu,” tandas Ridwan Salam.

Sebelumnya diberitakan, Puluhan orang tua siswa yang merupakan wali murid SDN Pancawati 2 terlihat marah-marah mendatangi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di lokasi Pohon Miring, Dusun Bakan Jati, Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jumat sore (13/3/2026), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kedatangan mereka dipicu kekecewaan atas ketidakjelasan pendistribusian paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lambat, tidak tepat waktu, bahkan sebagian siswa tidak kebagian.

Berita Lainnya  KAHMI : "Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Kader HMI, Siapapun di Belakangnya!"

Para wali murid mengaku geram lantaran jadwal distribusi yang sebelumnya dijanjikan pada pagi hari kembali diundur oleh pihak dapur SPPG.

Informasi penundaan tersebut disampaikan kepada guru dan kemudian diteruskan ke grup sekolah melalui aplikasi WhatsApp.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dulu Kebijakan KDM Soal Pendidikan Barak Militer Banyak Ditentang, Kini Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler KKRI

MASIH ingatkan anda dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang mengirim siswa bermasalah atau "nakal" ke barak militer yang banyak ditentang...

Ngaku Pengurus RT dan Gerebek Kontrakan, Juru Parkir ini Perkosa Remaja Perempuan 16 Tahun Secara Bergiliran

MT (39), seorang juru parkir ini terpaksa diamankan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, karena diduga menjadi salah satu pelaku pemerkosan remaja perempuan berusia 16 tahun. Kasat...

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Temukan Ribuan Lahan Sawah di Bekasi Kekeringan, Menteri PU Ancam Copot Pejabat yang Beri Laporan Palsu

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo marah dan mengancam mencopot pejabat Kementerian PU, termasuk meminta Pelaksana Tugas (Plt) untuk Kepala Balai atau Pejabat Pembuat...

MBG Dibawa Pulang ke Rumah, Orang Tua hingga Nenenk Ikut Keracunan

Kasus keracunan masal MBG di wilayah Kecamatan Bawang menyibakan sebuah fenomena dimana ternyata MBG tidak hanya dimakan oleh siswa penerima MBG. Ada cukup banyak...

Hukum

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan