Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Banjir Rob, Ribuan Rumah di Legon Kulon – Subang Terendam 40 Cm

SUBANG – Banjir rob kembali melanda pesisir Kabupaten Subang. Ribuan rumah di Kecamatan Legon Kulon dan Blanakan terendam sejak Kamis (4/12/2025) pagi setelah air laut dari Laut Jawa meluap menuju kawasan permukiman.
‎
‎Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 06.00 WIB dan terus naik hingga mencapai ketinggian 20-40 Cm pada pukul 11.00 WIB.

Desa Terparah
‎
‎Dua desa terdampak cukup parah akibat banjir rob itu yakni Desa Mayangan dan Desa Legon Wetan di Kecamatan Legon Kulon, serta sejumlah titik di Kecamatan Blanakan.
‎
‎Anggota BPBD Subang, Didin Tajudin, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan sekaligus koordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk langkah penanganan darurat.

Berita Lainnya  Ustaz Das'ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : "Penjilat Luar Biasa itu"

‎”Kondisi hari ini di Desa Mayangan dan Legon Wetan air sudah masuk ke permukiman. Ketinggian 20-40 cm.”

“Di Legon Wetan ada sekitar 600 rumah terdampak, sementara di Mayangan 302 rumah,” ujar Didin saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Kamis (4/11/2025).

Warga Kemasi Barang Berharga
‎
‎Ia menyebutkan, sebagian warga mulai mengemasi barang-barang berharga agar tidak terendam air.

Meski demikian, mayoritas masih memilih bertahan di rumah karena tidak ada lokasi pengungsian yang memadai.
‎
‎”Beresin ini aja, Pak, biar nggak kerendem banjir. Mau ngungsi ke mana? Jadi bertahan aja,” kata Dodi, warga Mayangan.
‎
‎Aktivitas pendidikan juga ikut terganggu. Di SD Mayangan, air rob sudah memasuki ruang kelas hingga setinggi dengkul orang dewasa.

Berita Lainnya  287 Prajurit Yonif 305 Tengkorak Dilepas untuk Misi Perdamaian Dunia di Afrika Tengah

Guru terpaksa memulangkan murid lebih awal demi keselamatan.
‎
‎”Hari ini kita pulangkan anak-anak lebih cepat karena air pasang terus naik.

Sudah masuk ke kelas setinggi sedengkul,” ujar Leni Handayani, guru SD Mayangan.
‎
‎BPBD Subang mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca dan gelombang pasang masih tidak stabil.(*)

Sumber : TribunNews.com

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan