Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Banjir Rob, Ribuan Rumah di Legon Kulon – Subang Terendam 40 Cm

SUBANG – Banjir rob kembali melanda pesisir Kabupaten Subang. Ribuan rumah di Kecamatan Legon Kulon dan Blanakan terendam sejak Kamis (4/12/2025) pagi setelah air laut dari Laut Jawa meluap menuju kawasan permukiman.

‎Air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 06.00 WIB dan terus naik hingga mencapai ketinggian 20-40 Cm pada pukul 11.00 WIB.

Desa Terparah

‎Dua desa terdampak cukup parah akibat banjir rob itu yakni Desa Mayangan dan Desa Legon Wetan di Kecamatan Legon Kulon, serta sejumlah titik di Kecamatan Blanakan.

‎Anggota BPBD Subang, Didin Tajudin, mengatakan pihaknya masih melakukan pemantauan sekaligus koordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk langkah penanganan darurat.

Berita Lainnya  Mengenal Sosok Jumhur Hidayat, Dari Aktivis Buruh hingga Menteri Lingkungan Hidup

‎”Kondisi hari ini di Desa Mayangan dan Legon Wetan air sudah masuk ke permukiman. Ketinggian 20-40 cm.”

“Di Legon Wetan ada sekitar 600 rumah terdampak, sementara di Mayangan 302 rumah,” ujar Didin saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Kamis (4/11/2025).

Warga Kemasi Barang Berharga

‎Ia menyebutkan, sebagian warga mulai mengemasi barang-barang berharga agar tidak terendam air.

Meski demikian, mayoritas masih memilih bertahan di rumah karena tidak ada lokasi pengungsian yang memadai.

‎”Beresin ini aja, Pak, biar nggak kerendem banjir. Mau ngungsi ke mana? Jadi bertahan aja,” kata Dodi, warga Mayangan.

‎Aktivitas pendidikan juga ikut terganggu. Di SD Mayangan, air rob sudah memasuki ruang kelas hingga setinggi dengkul orang dewasa.

Berita Lainnya  Dibangun Flyover, Perlintasan Kereta Api Ampera dan Bulak Kapal akan Ditutup

Guru terpaksa memulangkan murid lebih awal demi keselamatan.

‎”Hari ini kita pulangkan anak-anak lebih cepat karena air pasang terus naik.

Sudah masuk ke kelas setinggi sedengkul,” ujar Leni Handayani, guru SD Mayangan.

‎BPBD Subang mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca dan gelombang pasang masih tidak stabil.(*)

Sumber : TribunNews.com

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Buntut Bentrokan Suporter, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Tak Berlebihan Rayakan Kemenangan

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan imbauan tegas kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta...

Sidang Lanjutan Ade Kunang Ungkap Sopir Angkot Dijadikan Direktur Fiktif untuk Dapat Proyek

BANDUNG - Sidang lanjutan kasus korupsi proyek ijon dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara, dan ayahnya, HM Kunang, mengungkap fakta baru. Seorang pengusaha...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan