Senin, Juni 22, 2026
spot_img

Dibangun Flyover, Perlintasan Kereta Api Ampera dan Bulak Kapal akan Ditutup

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi berencana menutup permanen dua perlintasan sebidang kereta di kawasan Ampera dan Bulak Kapal sebagai langkah lanjutan setelah kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan, pemerintah akan menutup perlintasan tersebut setelah pembangunan flyover di Bulak Kapal selesai.

“Kami tutup permanen Ampera dan Bulak Kapal. Tapi tentu diawali dengan pembangunan flyover di Bulak Kapal,” kata Tri, dikutip Kamis, 30 April 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah mengambil langkah itu dengan mempertimbangkan efektivitas pergerakan kendaraan serta kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Berita Lainnya  Perusahaan Ritel di Karawang Nunggak Pajak Hingga Rp 10 Miliar, Askun : "Cabut saja Izinnya"

Sebab, dua perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Bulak Kapal dan Ampera merupakan akses jalan yang terbatas, tetapi ramai dilalui kendaraan.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kepadatan jika perlintasan tetap dipertahankan.

Tri menyatakan, pembangunan flyover ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan, mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, percepatan proyek jalan layang itu sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat.

“Karena memang proses pembangunan itu enam bulan. Jadi kalau misalnya uangnya seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden, akan ada Banpres (Bantuan Presiden), kan langsung bisa dikerjakan,” kata dia.

Berita Lainnya  Puncak Kemarau, BPBD Purwakarta Ingatkan Dampak Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan banyak perlintasan kereta di berbagai daerah belum memiliki sistem pengamanan memadai dan perlu segera dibenahi.

Pemerintah pusat juga telah menyetujui pembangunan jalan layang untuk mengurangi risiko kecelakaan setelah tabrakan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

“Pemda Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting dan mendesak, jadi saya sudah setujui dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden,” ujar Prabowo di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Selasa lalu.

Berita Lainnya  'Masyarakat Karawang Anti LGBT' akan Gelar Aksi Massa, KNPI Angkat Bicara

Ia mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang memerlukan penanganan, dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai hampir Rp 4 triliun.

“Kami perintahkan segera, kami akan segera memperbaiki semua, apakah akan dilakukan pos jaga atau bagaimana nanti pelaksanaannya akan kami tunjuk,” ujar Prabowo.***

Sumber : Tempo

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan