Sabtu, Juni 6, 2026
spot_img

Dibangun Flyover, Perlintasan Kereta Api Ampera dan Bulak Kapal akan Ditutup

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi berencana menutup permanen dua perlintasan sebidang kereta di kawasan Ampera dan Bulak Kapal sebagai langkah lanjutan setelah kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan, pemerintah akan menutup perlintasan tersebut setelah pembangunan flyover di Bulak Kapal selesai.

“Kami tutup permanen Ampera dan Bulak Kapal. Tapi tentu diawali dengan pembangunan flyover di Bulak Kapal,” kata Tri, dikutip Kamis, 30 April 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah mengambil langkah itu dengan mempertimbangkan efektivitas pergerakan kendaraan serta kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Berita Lainnya  Penutupan Akses Perlintasan KA Ilegal di Medan Satria - Kota Bekasi Ditunda

Sebab, dua perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Bulak Kapal dan Ampera merupakan akses jalan yang terbatas, tetapi ramai dilalui kendaraan.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kepadatan jika perlintasan tetap dipertahankan.

Tri menyatakan, pembangunan flyover ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan, mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut dia, percepatan proyek jalan layang itu sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat.

“Karena memang proses pembangunan itu enam bulan. Jadi kalau misalnya uangnya seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden, akan ada Banpres (Bantuan Presiden), kan langsung bisa dikerjakan,” kata dia.

Berita Lainnya  KDM Pimpin Pembongkaran Kios di Cicadas, Janji Berikan Pekerjaan Baru bagi PKL

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan banyak perlintasan kereta di berbagai daerah belum memiliki sistem pengamanan memadai dan perlu segera dibenahi.

Pemerintah pusat juga telah menyetujui pembangunan jalan layang untuk mengurangi risiko kecelakaan setelah tabrakan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

“Pemda Bekasi telah mengajukan dibuat flyover karena Bekasi juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting dan mendesak, jadi saya sudah setujui dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden,” ujar Prabowo di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Selasa lalu.

Berita Lainnya  FORDAS Cilamaya Berbunga Ajak MUI dan Ormas Islam 'Dakwahkan' Kampanye Lingkungan Hidup Lewat Khutbah Jumat

Ia mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang memerlukan penanganan, dengan estimasi kebutuhan anggaran mencapai hampir Rp 4 triliun.

“Kami perintahkan segera, kami akan segera memperbaiki semua, apakah akan dilakukan pos jaga atau bagaimana nanti pelaksanaannya akan kami tunjuk,” ujar Prabowo.***

Sumber : Tempo

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pohon Tumbang di Karawang Timpa Truk Kontainer Peti Kemas, Sopir dan Penumpang Perempuan Tewas

KARAWANG - Sebuah pohon tumbang menimpa sebuah truk kontainer peti kemas di jalan Lingkar Tanjungpura Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026) sore. Akibat peristiwa ini,...

Sidang Kasus Ade Kunang, Kadis BMSDA Bekasi Akui Ploting 42 Paket Proyek atas Permintaan Abah Kunang

BANDUNG - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengungkap adanya pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam...

Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberhentikan sementara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial N alias I, usai terjerat kasus penyalahgunaan peredaran narkoba...

Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sepertinya telah tertipu oleh salah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Siapa sangka jika warga Kabupaten...

Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

KOTA BEKASI - Sempat dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) mendesak DPRD Kota Bekasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan