Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Ayah di Bekasi Tega Rudapaksa Anak Tiri, Pelaku Kabur Melarikan Diri

BEKASI – Entah setan apa yang merasuki pikirannya, seorang ayah tiri di Kabupaten Bekasi – Jawa Barat tega merudapaksa atau mencabuli anak tirinya sendiri.

Diketahui, perbuatan pelaku sudah dilakukan selama hampir dua tahun atau sejak korban masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar (SD) hingga saat ini.

Kasus tersebut terbongkar seusai korban bercerita kepada teman dekatnya. Pelaku yang dikabarkan melarikan diri kini sedang menjadi buronan polisi.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuwana Putra membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya kasus pencabulan itu dilaporkan oleh pihak keluarga korban pada 24 Juni 2025, setelah kasus tersebut terungkap dan viral di sosial media.

Berita Lainnya  Satu Keluarga di Lampung Utara Jadi Begal dengan Modus Kencan Michat

“Keluarga itu sudah mengetahui sekitar seminggu sebelum pelaporan. Akhirnya dari kakak korban melakukan laporan. Sekarang kita sedang melaksanakan pemeriksaan kepada para saksi yang ada di lingkungan korban,” jelas Agta Bhuwana, dilansir dari Beritasatu.com, Selasa (1/7/2025).

Agta Bhuwana mengatakan seusai kasus tersebut dilaporkan ke polisi, pelaku berinisial SR (34) melarikan diri. Dirinya juga mengatakan telah memerintahkan kepada jajarannya untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Dari hasil pemeriksaan awal diketahui korban sempat kabur dari rumah lantaran sudah tak kuat lagi menerima perlakuan bejad sang ayah tiri.

Berita Lainnya  Cari Istri yang Dibawa Pria Lain ke Apartemen, Pria di Bekasi Malah Dikeroyok, Polisi Amankan 5 Pelaku

“Korban ini sempat pergi dari rumah dan sempat bercerita kepada temannya. Dari temannya itu diketahui adanya tindakan kekerasan seksual dari ayah tiri korban,” ungkapnya.

Agta Bhuwana menyebut saat ini korban sudah mendapatkan pendampingan psikologi serta pemulihan trauma yang dialaminya dari UPTD DP3A Kabupaten Bekasi.

“Healingnya kepada korban, memang itu sudah SOP nya dari pemerintah untuk bisa melakukan trauma healing kepada korban-korban yang sekarang masih anak,” ucapnya.

Berita Lainnya  Demi Beli Sabu, Satpam di Tangsel Nekat Gasak Ribuan Ompreng MBG

Sumber : BeritasatuCom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia setiap 17 Agustus, masyarakat biasanya menyambutnya dengan penuh antusias melalui beragam kegiatan. Salah satu yang...

5 Orang Sudah Diperiksa, Kapolda Sulut : “Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka”

SULAWESI - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Roycke Harry Langie menyebut pengemudi mobil dalam tragedi drag race Kotamobagu berpotensi menjadi...

Prabowo Mau Rombak Buku Pelajaran Siswa SD hingga SMA?

JAKARTA - Pemerintah berencana merombak buku pelajaran siswa SD hingga SMA. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari sorotan Presiden Prabowo Subianto terhadap kualitas buku...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan