Rabu, April 15, 2026
spot_img

Ayah di Bekasi Tega Rudapaksa Anak Tiri, Pelaku Kabur Melarikan Diri

BEKASI – Entah setan apa yang merasuki pikirannya, seorang ayah tiri di Kabupaten Bekasi – Jawa Barat tega merudapaksa atau mencabuli anak tirinya sendiri.

Diketahui, perbuatan pelaku sudah dilakukan selama hampir dua tahun atau sejak korban masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar (SD) hingga saat ini.

Kasus tersebut terbongkar seusai korban bercerita kepada teman dekatnya. Pelaku yang dikabarkan melarikan diri kini sedang menjadi buronan polisi.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuwana Putra membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya kasus pencabulan itu dilaporkan oleh pihak keluarga korban pada 24 Juni 2025, setelah kasus tersebut terungkap dan viral di sosial media.

Berita Lainnya  Polisi Tangkap 3 Pelaku Penyiraman Air Keras, Motif Dendam Lama

“Keluarga itu sudah mengetahui sekitar seminggu sebelum pelaporan. Akhirnya dari kakak korban melakukan laporan. Sekarang kita sedang melaksanakan pemeriksaan kepada para saksi yang ada di lingkungan korban,” jelas Agta Bhuwana, dilansir dari Beritasatu.com, Selasa (1/7/2025).

Agta Bhuwana mengatakan seusai kasus tersebut dilaporkan ke polisi, pelaku berinisial SR (34) melarikan diri. Dirinya juga mengatakan telah memerintahkan kepada jajarannya untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Dari hasil pemeriksaan awal diketahui korban sempat kabur dari rumah lantaran sudah tak kuat lagi menerima perlakuan bejad sang ayah tiri.

Berita Lainnya  Rumah Tahfidz Qur'an di Kota Bekasi Dibobol Maling, 2 Pelaku Ditangkap

“Korban ini sempat pergi dari rumah dan sempat bercerita kepada temannya. Dari temannya itu diketahui adanya tindakan kekerasan seksual dari ayah tiri korban,” ungkapnya.

Agta Bhuwana menyebut saat ini korban sudah mendapatkan pendampingan psikologi serta pemulihan trauma yang dialaminya dari UPTD DP3A Kabupaten Bekasi.

“Healingnya kepada korban, memang itu sudah SOP nya dari pemerintah untuk bisa melakukan trauma healing kepada korban-korban yang sekarang masih anak,” ucapnya.

Berita Lainnya  Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman Kampung

Sumber : BeritasatuCom

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan