Senin, Mei 25, 2026
spot_img

ASN Boleh Bawa Anak ke Kantor, Dedi Mulyadi : Asal Jangan Bawa Selingkuhan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengadakan pertemuan dengan Bupati dan Walikota se-Jawa Barat di kediamannya di Subang pada Rabu (9/4/2025)

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa membawa anak ke kantor, termasuk bagi para pimpinan daerah, diperbolehkan, kecuali jika yang dibawa adalah selingkuhan.

“Bawa anak ke kantor boleh, yang tidak boleh bawa selingkuhan pak,” tutur Dedi disertai gelak tawa para bupati dalam video, Rabu (9/4/2025) dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut muncul sebagai tanggapan atas permohonan maaf Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, yang baru-baru ini membawa dua anaknya beserta istrinya ke kantor dinasnya di Ngamprah, Bandung Barat.

Berita Lainnya  Flyover Bulak Kapal Ditarget Rampung 6 Bulan ke Depan

Dalam acara Halal bi Halal bersama ASN Jabar di Bandung beberapa waktu lalu, Dedi menegaskan bahwa membawa keluarga, khususnya anak, ke kantor bukanlah masalah.

Ia bahkan mengaku selalu membawa putrinya, Ni Hyang, kemanapun ia pergi.

“Dan saya juga minta Ibu-ibu (ASN) yang punya anak boleh dong dibawa, enggak ada problem, enggak ada masalah. Kan tidak mengganggu juga. Apa anak kantor dinas terus mengganggu? Kan enggak. Itu cermin ayah yang menyayangi anaknya,” jelasnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep Jawab Kesedihan Nenek Tasih dengan Kabar Gembira

Dedi kemudian menambahkan bahwa Nabi Muhammad SAW pun pernah membawa cucunya saat berkhutbah dan bahkan saat shalat.

“Bahkan ketika shalat cucunya Nabi Muhammad SAW naik ke gendongannya dan Nabi memelankan waktu dari sujud kemudian ke iktidalnya. Itu contoh ya. Jadi pemimpin-pemimpin hebat itu selalu menyayangi anak-anaknya,” tutur Dedi.

Sebelumnya, istri Jeje, Syahnaz Sadiqah, juga baru-baru ini mengunggah momen saat ia membawa dua anak mereka, Zayn dan Zunaira, ke kantor dinas suaminya, yang kini menjabat sebagai Bupati Bandung Barat.

Berita Lainnya  Pemerintah Harus Hadir untuk Memastikan Perlindungan Terhadap Kekerasan Perempuan dan Anak

Unggahan tersebut langsung menjadi sorotan di media sosial, dengan sejumlah warganet berpendapat bahwa membawa anak-anak ke kantor pemerintahan tidak pantas dilakukan, terutama karena tempat tersebut harus menjaga profesionalisme.

Sumber : Kompas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hoaks Teror Pocong, Polisi Ungkap Hanya Cosplay Pengamen

JAKARTA - Polisi mengungkap sosok menyerupai pocong yang sempat meresahkan warga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sosok pocong tersebut ternyata seorang pengamen yang...

KPK Pastikan akan Proses Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Ambulans Dinkes Kota Bekasi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan mobil ambulans dan mobil jenazah,...

Dari Rebutan Anggaran hingga Merasa Paling Penting, AHY Sentil Kerja Kementerian Era Prabowo

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyentil kementerian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dia menyebut masih ada...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan