Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Terhambat Modal dan Belum Miliki Gudang, KDMP di Purwakarta Belum Berjalan Maksimal

PURWAKARTA – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Purwakarta  sejauh ini masih belum bisa berjalan maksimal karena terkendala oleh regulasi atau aturan.

Pasalnya, sampai saat ini hampir seluruh KDMP di Purwakarta belum memiliki gudang sebagai salah satu persyaratan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9/2025 dan 17/2025.

Dalam regulasi terbaru itu,  salah satu poinnya mewajibkan setiap KDMP untuk memiliki gudang.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Purwakarta, Hariman Budi Anggoro mengatakan jika KDMP di wilayahnya belum bisa berjalan maksimal karena terbentur regulasi baru.

“Regulasinya berubah. Dengan adanya Inpres baru ini, secara otomatis kita lebih mengutamakan dahulu pembangunan gudang. Kenapa? karena gudang ini sebagai dasar nanti barang-barangnya untuk disimpan,” ujar Jumat (12/12/2025) sore.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Semua Kecamatan

Hariman menjelaskan, di Kabupaten Purwakarta terdapat 183 desa dan sembilan kelurahan. Seluruh desa/kelurahan ini, sejak beberapa bulan terakhir telah membentuk KDMP.

“Ada belasan di antaranya yang melaporkan telah beroperasi kendati belum maksimal karena terkendala modal dan lainnya,” katanya.

Selain terkendala modal, para pengelola KDMP itu pun kini diwajibkan untuk membangun gudang sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Di antaranya, lahan milik pemerintah desa atau pemerintah daerah dan bangunannya seluas 30 kali 20 meter persegi.

“Dari 192 KDMP, baru 91 yang sedang verifikasi lahan, itu totalnya. Kemudian, 41 sedang dibangun, berarti sekitar 50 yang mau dibangun. Sisanya menunggu (penetapan) lahan karena banyak desa tidak memiliki lahan,” jelas dia.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Semua Kecamatan

“Ada pula lahan yang dimiliki oleh perusahaan seperti Perhutani, PTPN dan PJT. Alhasil, pengurus KDMP memerlukan proses rekomendasi dan perizinan terlebih dahulu sebelum membangun gudang dan gerai di lahan tersebut,” imbuhnya.

Menurut Hariman, adanya Inpres tersebut terkesan menyeragamkan unit usaha di seluruh KDMP. Pemerintah pusat meminta setiap KDMP memiliki toko ritel, apotek, hingga klinik sehingga warga bisa mendapatkan seluruh kebutuhannya dalam sekali kunjungan.

Tak hanya itu, lanjut dia, setelah seluruh persyaratannya telah ditempuh KDMP, untuk teknis operasionalnya juga masih harus menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

“Setelah selesai (pembangunan gudang), kami menunggu aturan dari pusat. Apakah nanti pengurus ini diberi barang atau diberi permodalan,” kata dia.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Semua Kecamatan

Menurutnya, seluruh tahapan itu memang memerlukan proses dan waktu yang cukup panjang. Namun, dia menilai semua tahapan itu akan membuahkan hasil yang manis setelah KDMP dapat beroperasi secara maksimal.

“Keberadaan KDMP itu juga nantinya akan menunjang program makan bergizi gratis (MBG) di desa masing-masing. Mereka akan menyuplai hampir seluruh bahan makanan untuk keperluan di dapur MBG yang dikelola satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG),” katanya.***

Sumber : BeritaSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan