Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Pakai Biaya Kantong Pribadi, Bupati Aep Hibahkan Tanah untuk Warga Miskin

KARAWANG – Memakai anggaran yang berasal dari kantong pribadi, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menghibahkan sebidang tanah untuk warga miskin atau warga kurang mampu.

Diluar program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Karawang, nantinya sebidang tanah ini akan dibangunkan rumah layak huni.

Plt Kepala Dinas PRKP Karawang, Asep Hazar mengatakan, hal itu murni inisiatif pribadi Bupati Aep, bukan program pemerintah maupun bagian dari APBD.

Asep menyebut bantuan lahan dan rumah bagi lansia terlantar itu muncul dari kepedulian Bupati Aep yang kemudian didukung oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui sistem gotong royong.

Berita Lainnya  Jadi Korban Penipuan Tenaga Kerja di Sumsel, 8 Warga Karawang Akhirnya Bisa Dipulangkan Selamat

“Memang nomenklaturnya tidak ada. Ini murni inisiatif Pak Bupati. Beliau ingin para lansia yang tidak punya rumah bisa tinggal dengan layak,” ujar Asep Hazar, dilansir dari TVBerita.co.id, Kamis (4/12/2025).

Salah satu lahan yang dihibahkan Bupati berada di wilayah Cilamaya dengan luas 476 meter persegi. Secara teknis, area tersebut dapat dibangun hingga 14 unit rumah. Namun PRKP menyesuaikan jumlah pembangunan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

“Yang 476 meter itu bisa sekitar 14 unit. Tapi yang benar-benar diperlukan hanya 7 sampai 8 unit, jadi kami bangun sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Masuk Triwulan II, Bupati Aep Mulai 'Gas Lagi' Pembangunan Infrastruktur Jalan

Selain hibah lahan, ada pula pembelian tanah di sejumlah titik lain, termasuk di Desa Bayurlor, serta rencana hibah tanah untuk pembangunan dua unit rumah di Cigayan, Jatisari.

Asep menegaskan program ini berbeda dari Rutilahu. Jika Rutilahu mensyaratkan kepemilikan sertifikat tanah, program inisiatif ini justru menyasar warga yang sama sekali tidak memiliki lahan.

“Pak Bupati beli tanahnya, dihibahkan, dan sertifikatnya langsung atas nama penerima. Ini untuk warga yang benar-benar tidak punya tanah,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Dasco, Raffi Ahmad, Kapolda Metro Jaya hingga Walkot Bekasi Pantau Jalannya Evakuasi Korban

Ia menambahkan bahwa para kepala OPD juga turut menyumbang dana pembangunan rumah sebagai bentuk dukungan.

Asep memastikan program ini tetap berjalan tahun depan dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

PRKP juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mewakafkan tanah untuk kemudian dibangunkan rumah bagi warga miskin.

“Kalau ada masyarakat yang mau mewakafkan tanah, tentu bisa. Nanti pemda bantu bangunkan rumahnya,” tutup Asep.***

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Buntut Bentrokan Suporter, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Tak Berlebihan Rayakan Kemenangan

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan imbauan tegas kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta...

Sidang Lanjutan Ade Kunang Ungkap Sopir Angkot Dijadikan Direktur Fiktif untuk Dapat Proyek

BANDUNG - Sidang lanjutan kasus korupsi proyek ijon dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara, dan ayahnya, HM Kunang, mengungkap fakta baru. Seorang pengusaha...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan