Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Pakai Biaya Kantong Pribadi, Bupati Aep Hibahkan Tanah untuk Warga Miskin

KARAWANG – Memakai anggaran yang berasal dari kantong pribadi, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menghibahkan sebidang tanah untuk warga miskin atau warga kurang mampu.

Diluar program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Karawang, nantinya sebidang tanah ini akan dibangunkan rumah layak huni.

Plt Kepala Dinas PRKP Karawang, Asep Hazar mengatakan, hal itu murni inisiatif pribadi Bupati Aep, bukan program pemerintah maupun bagian dari APBD.

Asep menyebut bantuan lahan dan rumah bagi lansia terlantar itu muncul dari kepedulian Bupati Aep yang kemudian didukung oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui sistem gotong royong.

Berita Lainnya  Menteri PPN : "MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja"

“Memang nomenklaturnya tidak ada. Ini murni inisiatif Pak Bupati. Beliau ingin para lansia yang tidak punya rumah bisa tinggal dengan layak,” ujar Asep Hazar, dilansir dari TVBerita.co.id, Kamis (4/12/2025).

Salah satu lahan yang dihibahkan Bupati berada di wilayah Cilamaya dengan luas 476 meter persegi. Secara teknis, area tersebut dapat dibangun hingga 14 unit rumah. Namun PRKP menyesuaikan jumlah pembangunan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

“Yang 476 meter itu bisa sekitar 14 unit. Tapi yang benar-benar diperlukan hanya 7 sampai 8 unit, jadi kami bangun sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Ketua DPRD Lebak Diduga Suruh Orang Culik dan Aniaya Aktivis yang Mengkritiknya

Selain hibah lahan, ada pula pembelian tanah di sejumlah titik lain, termasuk di Desa Bayurlor, serta rencana hibah tanah untuk pembangunan dua unit rumah di Cigayan, Jatisari.

Asep menegaskan program ini berbeda dari Rutilahu. Jika Rutilahu mensyaratkan kepemilikan sertifikat tanah, program inisiatif ini justru menyasar warga yang sama sekali tidak memiliki lahan.

“Pak Bupati beli tanahnya, dihibahkan, dan sertifikatnya langsung atas nama penerima. Ini untuk warga yang benar-benar tidak punya tanah,” imbuhnya.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

Ia menambahkan bahwa para kepala OPD juga turut menyumbang dana pembangunan rumah sebagai bentuk dukungan.

Asep memastikan program ini tetap berjalan tahun depan dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

PRKP juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mewakafkan tanah untuk kemudian dibangunkan rumah bagi warga miskin.

“Kalau ada masyarakat yang mau mewakafkan tanah, tentu bisa. Nanti pemda bantu bangunkan rumahnya,” tutup Asep.***

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan