Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Sidak Galian Tanah Merah, Bupati Subang Ngamuk

SUBANG – Bupati Subang, Reynaldi Putra Aditia Budi Raemi kembali terlihat mengamuk dan marah-marah saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di galian tanah merah di Kampung Katomas, Desa Sumbersari, Kecamatan Pagaden, Rabu (3/12/2025).

Alasannya, karena aktivitas truk galian tanah tersebut kedapatan beroperasi di luar jam operasional, dinilai melanggar Perbup Nomor 21 Tahun 2025, tentang pembatasan jam operasional truk galian tanah.

Dilansir dari video instagram @reynaldyputraofficial, Kang Rey terlihat memberhentikan aktivitas truk galian tanah yang menyebabkan kemacetan. Kang Rey memanggil satu persatu sopir truk dan langsung menyuruh untuk menelpon ‘si bos’ pengelola galian tanah.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Rp 278 Miliar PD Migas, Kejari Kota Bekasi Naikan Status ke Tahap Penyidikan

“Pak Jamal, ini maksudnya mau nantangin terus saya ya, jam segini truknya masih jalan terus. Kan aturannya jam 4 itu (pukul 16.00 WIB) tidak boleh ada di tengah jalan. Ngerti gak sih?,” tutur Kang Rey dengan nada emosional, saat menelpon ‘si bos’ pengelola galian tanah.

Kang Rek juga menyindir plat nomor polisi dari luar truk galian tanah yang hanya membuat rusak jalan di Subang.

“Ekspedisi bapak saya backlist ya!, saya minta ke Wahana dan Patimban sama ke galian, gak boleh lagi pake ekspedisi bapak, enak saja!,” ancam Kang Rey.

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

Dan di lokasi galian tanah, Kang Rey mendapati truk dan alat berat galian tanah yang ditinggalkan para pekerja. Karena mereka kedapatan kabur saat melibat Kang Rey tiba di lokasi galian tanah.

Kang Rey pun langsung mencabut dan menyita kunci truk yang ditinggalkan para pekerja. Dan ia meminta kepada pengusaha galian tanah tersebut untuk menghadapnya langsung, ketika ingin mengambil kunci truk yang ia sita.

“Kalau mau ambil kunci truknya, silahkan datang langsung ke kantor bupati. Yang punya truknya, bukan sopirnya. Saya tunggu itikad baiknya,” tegas Kang Rey.

Berita Lainnya  Fiks, Kirab Mahkota Binokasih Dimulai dari Jl. Ir. H. Juanda dan Berakhir di Alun-alun Karawang

“Gak ada yang boleh jalan semua, mau dari manapun,” kata Kang Rey saat meminta kepada salah seorang petugas Dishub, supaya menghentikan aktivitas galian tanah di lokasi tersebut.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Buntut Bentrokan Suporter, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Tak Berlebihan Rayakan Kemenangan

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan imbauan tegas kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta...

Sidang Lanjutan Ade Kunang Ungkap Sopir Angkot Dijadikan Direktur Fiktif untuk Dapat Proyek

BANDUNG - Sidang lanjutan kasus korupsi proyek ijon dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara, dan ayahnya, HM Kunang, mengungkap fakta baru. Seorang pengusaha...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan