Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Bilang Ada Bantuan Rp 10 Juta per KK untuk Penghuni Bangli yang Dibongkar

KARAWANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan setiap kepala keluarga (KK) dari 379 warga Kabupaten Karawang yang terdampak penertiban lahan oleh Perum Jasa Tirta (PJT) II telah mendapatkan bantuan tunai Rp10 juta untuk biaya kontrak tempat tinggal sementara.

Mantan Bupati Purwakarta itu mengatakan, bantuan tersebut dikirim langsung ke rekening masing-masing warga untuk memastikan penyaluran berjalan transparan.

“Rp10 juta per kepala keluarga untuk kontrak rumah, sudah dikasih transfer via rekeningnya,” ujar saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (27/11/2025).

Berita Lainnya  Soal Kontroversi 'Map Bertuliskan Bupati Karawang' di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

Ia menegaskan, bahwa proses pendataan dan pengumpulan rekening warga dilakukan pemerintah daerah setelah penertiban tersebut.

Kemudian setelah verifikasi selesai, kata Dedi penyaluran langsung dilakukan kepada warga yang terdampak.

“Ya kita kan kumpulin hari Selasa kemarin mungkin hari ini sudah masuk uangnya,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur menerangkan, bantuan tersebut bukan kompensasi atas hunian liar.

Tetapi bentuk tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap warga yang kehilangan rumah setelah penataan bantaran sungai dilakukan.

Berita Lainnya  Karawang Gaduh Video Diduga Pasangan Muda-mudi LBGT yang Asik Berjoged

“Jadi itu bukan kompensasi karena tinggal sebagai bangunan liar, bukan, karena mereka tinggal itu harusnya bayar. Tapi ini karena saya sebagai gubernur, ada warga saya tidak punya rumah, rumahnya dibongkar, maka dia harus punya kontrakan,” pungkasnya.***

Sumber: https://bandung.kompas.com/read/2025/11/27/174024278/dedi-mulyadi-berikan-rp-10-juta-ke-379-warga-karawang-terdampak-penggusuran.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan