Selasa, Maret 24, 2026
spot_img

Kencan Buta dengan Kenalan di Aplikasi, Mahasiswi di Bekasi Kena Tipu Curanmor

BEKASI – Seorang mahasiswi berinisial M (21), menjadi korban penipuan dan pencurian kendaraan bermotor, setelah melalui sebuah ‘kencan buta’. Ya, M mengaku baru mengenal si maling kendaraannya itu hanya melalui aplikasi pertemanan ‘Tantan’.

M kehilangan sepeda motornya setelah dibawa pelaku ke kawasan sepi di Jalan Nuri Raya, Pondok Pekayon Indah, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Selasa (4/11) malam.

Aditya, warga setempat yang menolong korban, menceritakan awal mula kejadian tersebut. Menurutnya, korban mengenal pelaku melalui aplikasi Tantan. Setelah berkenalan, keduanya sepakat bertemu di kawasan Grandika City (GDC) Bekasi Timur.

“Korban kenalan sama pelaku melalui aplikasi, setelah kenalan diajaklah ketemuan di Grandika City. Lalu dari isi chat korban kelihatan kalau pelaku ngajak ketemuan mau ngomongin kerjaan,” ujar Aditya saat ditemui di lokasi, Rabu (5/11).

Setelah bertemu, pelaku mengajak korban untuk menemui temannya yang disebut memiliki pekerjaan. Namun, bukannya sampai di tempat tujuan, korban justru dibawa ke gang kosong.

Berita Lainnya  Sopir Ekspedisi Gelapkan Biji Kopi Senilai Rp 2 Miliar Lebih

“Dibawa ke gang kosong, lalu disuruh turun seakan-akan sudah sampai tujuan. Setelah korban turun, pelaku langsung putar balik ke jalan besar lagi dan hilang,” katanya.

Sadar telah ditipu, korban panik dan berusaha mengejar pelaku. “Korban lari ke arah motor yang dibawa kabur itu, sambil nyegat Grab yang lagi lewat. Supir Grab itu bingung, terus bawa korban ke sini untuk cari bantuan,” tutur Aditya.

Korban diketahui masih berstatus mahasiswa semester lima dan berusia sekitar 20 tahun.

“Iya, dari aplikasi Tantan. Korban mengaku kenal pelaku dari situ, lalu lanjut chat lewat WhatsApp, terus janjian ketemuan seperti yang saya ceritakan tadi,” imbuhnya.

Setelah kejadian ramai, korban akhirnya dijemput oleh keluarganya. “Kita fokus dulu biar keluarganya tahu, karena pasti orang tuanya panik. Setelah itu kita hubungi keluarganya, dan akhirnya korban dijemput sama kakaknya ke sini. Karena waktu itu sudah malam, kita rekomendasikan untuk pulang pakai Grab Car,” terang Aditya.

Berita Lainnya  Viral Duit Rp 67,5 Juta di Bagasi Motor Dimaling

Menurutnya, kondisi korban saat itu sangat shock. “Keadaannya itu blank, shock banget. Jadi sempat pingsan, bangun, pingsan lagi. Tatapannya kosong seperti itu,” ujarnya.

Terkait dugaan hipnotis, Aditya menilai kecil kemungkinannya. “Kemungkinan besar tidak dihipnotis. Karena di tempat kejadian itu memang sepi banget. Saya sama teman saya juga pernah nolong anak kecil di situ, kehilangan juga. Warga sekitar bilang kejadian seperti ini sudah lebih dari 10 kali,” ungkapnya.

Ia menyebut, modus serupa kerap terjadi di lokasi yang sama. “Modusnya macam-macam, tapi kemungkinan besar dari media sosial juga. Cuma kalau yang lain saya nggak tahu pasti karena belum pernah ketemu langsung dengan korbannya,” katanya.

Berita Lainnya  2 Curanmor Diamuk Warga, 1 Orang Tewas

Aditya menambahkan, di sekitar lokasi kejadian terdapat CCTV, namun posisinya tidak menjangkau titik kejadian. “Ada CCTV, tapi sayangnya posisinya blind spot,” ucapnya.

Sebagai warga yang turut menolong, Aditya berharap kejadian serupa tak terulang. Ia menambahkan, sejauh ini korban belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Kami di sini nggak mau lagi ada kejadian seperti ini. Makanya keamanan di sekitar akan kami tingkatkan. Kami juga imbau warga jangan gampang percaya sama orang, apalagi baru kenal lewat aplikasi,” katanya.(rez)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap Saat akan Melarikan Diri

JAKARTA - Polisi menangkap WNA Irak berinisial F yang merupakan pelaku pembunuhan cucu seniman senior Mpok Nori, DA (37) di Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur....

Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kebijakan efisiensi energi perlu mempertimbangkan pengalaman saat masa pandemi COVID-19. "Langkah efisiensi...

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan