Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img

Viral Menu MBG di Karawang Ada Belatung, Guru dan Siswa Kaget

Foto ilustrasi.

KARAWANG – Video yang memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berisi belatung di sebuah sekolah di Karawang, Jawa Barat viral di media sosial.

Betapa tidak, menu berupa pepes ayam yang tengah disajikan untuk siswa diduga basi lantaran berlendir hingga terdapat belatung. Kejadian itu pun membuat siswa dan guru di sekolah tersebut kaget.

Menu MBG berisi belatung itu diketahui terjadi di SDN Palumbonsari 3, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada Senin (20/10) kemarin.

Kepala SDN Palumbonsari 3, Tuti Setiawati, membenarkan ihwal video tersebut. Menu MBG berisi belatung itu pertama kali ditemukan oleh salah satu guru.

Berita Lainnya  Ghazali Center : Rafiudin Firdaus Sosok Pengusaha Tekun yang Asyik dalam Berinteraksi

“Guru kelas 2 lapor ke saya, ‘Bu ini kenapa, kok kayak gini?’ ketika saya lihat, saya langsung bilang, jangan dimakan, kembalikan ke pihak dapur SPPG. Saya juga langsung minta agar mereka datang ke sekolah dan menarik semua makanan itu,” ujar Tuti, Jumat (24/10).

Dia bilang, video itu awalnya dibuat sebagai barang bukti untuk dilaporkan ke pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun belakangan ia kaget saat video itu tersebar luas di media sosial.

“Videonya itu awalnya ditujukan untuk laporan ke pihak SPPG, bukan untuk diviralkan. Tapi entah bagaimana bisa menyebar keluar,” jelasnya.

Berita Lainnya  Ade Kunang dan Ayahnya Diadili pada 4 Mei 2026

Namun demikian, ia memastikan belum ada satu pun siswa yang mengkonsumsi MBG saat kejadian tersebut. Sebab saat dilaporkan ke pihak SPPG, makanan tersebut langsung ditarik.

“Alhamdulillah tidak ada yang makan sama sekali. Saya langsung instruksikan untuk stop pembagian makanan dan semuanya dikembalikan ke pihak MBG,” katanya.

Tuti menduga, kualitas makanan bisa terpengaruh karena jumlah distribusi yang sangat banyak ke berbagai sekolah, termasuk ke sekolahnya yang menerima lebih dari 670 porsi setiap hari.

“Mungkin karena jumlahnya banyak dan distribusinya ke banyak sekolah, jadi kualitasnya bisa turun. Tapi sebelumnya tidak pernah ada masalah seperti ini, hanya hari itu aja,” tuturnya.

Berita Lainnya  Update KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, 14 Orang Tewas dan 84 Luka-luka

Tuti juga mengaku menyesalkan insiden tersebut, dan meminta agar kejadian serupa tidak terulang.

“Sebagai kepala sekolah, tentu saya menyesalkan. Tapi alhamdulillah, yang penting anak-anak aman, tidak ada yang makan. Saya juga sudah minta pihak MBG mengevaluasi agar tidak terjadi lagi,” tegasnya. (*)

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo: Saya Tidak Rela Pejabat Pemerintah Bekerja Sama dengan Pengusaha Brengsek dan Serakah!

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berapi-api menyampaikan pidato di depan para buruh dan pekerja yang memperingati Hari Buruh Internasional di Monas, Jumat...

Stasiun KA Bekasi Timur Dibanjiri Buket Bunga, ‘Selamat Jalan bagi Mereka yang Telah Tiada’

KOTA BEKASI - Suasana berbeda tampak di Stasiun Bekasi Timur beberapa hari setelah tragedi kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jakarta–Cikarang pada...

Noel Mau Gugat KPK Rp 300 Triliun, Kalau Menang Duitnya akan Dibagikan ke Buruh

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer mengeklaim akan segera menggugat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara perdata dan pidana dengan nilai ganti...

Ade Kunang dan Ayahnya Diadili pada 4 Mei 2026

BANDUNG - Kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi akan segera disidangkan. Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang, dijadwalkan...

Misi Susi Pudjiastuti ‘Tenggelamkan’ Pinjol di Jawa Barat

BANDUNG - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB resmi menunjuk eks Menteri...

Hukum

Noel Mau Gugat KPK Rp 300 Triliun, Kalau Menang Duitnya akan Dibagikan ke Buruh

JAKARTA - Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer mengeklaim akan segera menggugat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara perdata dan pidana dengan nilai ganti...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan