Selasa, September 22, 2026
Google search engine

Viral Menu MBG di Karawang Ada Belatung, Guru dan Siswa Kaget

Foto ilustrasi.

KARAWANG – Video yang memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berisi belatung di sebuah sekolah di Karawang, Jawa Barat viral di media sosial.

Betapa tidak, menu berupa pepes ayam yang tengah disajikan untuk siswa diduga basi lantaran berlendir hingga terdapat belatung. Kejadian itu pun membuat siswa dan guru di sekolah tersebut kaget.

Menu MBG berisi belatung itu diketahui terjadi di SDN Palumbonsari 3, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada Senin (20/10) kemarin.

Kepala SDN Palumbonsari 3, Tuti Setiawati, membenarkan ihwal video tersebut. Menu MBG berisi belatung itu pertama kali ditemukan oleh salah satu guru.

Berita Lainnya  Giliran Ratusan Siswa dan Guru di MAN 2 Rembang yang Keracunan MBG

“Guru kelas 2 lapor ke saya, ‘Bu ini kenapa, kok kayak gini?’ ketika saya lihat, saya langsung bilang, jangan dimakan, kembalikan ke pihak dapur SPPG. Saya juga langsung minta agar mereka datang ke sekolah dan menarik semua makanan itu,” ujar Tuti, Jumat (24/10).

Dia bilang, video itu awalnya dibuat sebagai barang bukti untuk dilaporkan ke pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun belakangan ia kaget saat video itu tersebar luas di media sosial.

“Videonya itu awalnya ditujukan untuk laporan ke pihak SPPG, bukan untuk diviralkan. Tapi entah bagaimana bisa menyebar keluar,” jelasnya.

Berita Lainnya  KAHMI Karawang Gelar Syukuran Sederhana : "Yakin Usaha Sampai, Karawang Maju"

Namun demikian, ia memastikan belum ada satu pun siswa yang mengkonsumsi MBG saat kejadian tersebut. Sebab saat dilaporkan ke pihak SPPG, makanan tersebut langsung ditarik.

“Alhamdulillah tidak ada yang makan sama sekali. Saya langsung instruksikan untuk stop pembagian makanan dan semuanya dikembalikan ke pihak MBG,” katanya.

Tuti menduga, kualitas makanan bisa terpengaruh karena jumlah distribusi yang sangat banyak ke berbagai sekolah, termasuk ke sekolahnya yang menerima lebih dari 670 porsi setiap hari.

“Mungkin karena jumlahnya banyak dan distribusinya ke banyak sekolah, jadi kualitasnya bisa turun. Tapi sebelumnya tidak pernah ada masalah seperti ini, hanya hari itu aja,” tuturnya.

Berita Lainnya  Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

Tuti juga mengaku menyesalkan insiden tersebut, dan meminta agar kejadian serupa tidak terulang.

“Sebagai kepala sekolah, tentu saya menyesalkan. Tapi alhamdulillah, yang penting anak-anak aman, tidak ada yang makan. Saya juga sudah minta pihak MBG mengevaluasi agar tidak terjadi lagi,” tegasnya. (*)

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Cekcok Masalah Biaya Obat Anak, Wanita ini Tusuk Mantan Suaminya hingga Tewas

Seorang ASN berinisial AN (32) tewas ditusuk oleh mantan istrinya berinisial DK (28) atau DLA, di lingkungan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),...

Ratusan Gelondongan Kayu Berlabel Kemenhut Terdampar di Pesisir Pantai Sumenep

Ratusan gelondongan kayu berukuran besar berlabel Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terdampar di pesisir Pantai Desa Bicabbi dan Desa Dungkek, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur,...

2 Pemuda Pemeran ‘A Day in My Life’ Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

Dua pria pemeran video asusila sesama jenis di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres...

Hukum

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan