Senin, Agustus 17, 2026
spot_img

Bupati Bekasi Beri Sinyal Segera Copot Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang memberi sinyal akan segera mencopot direktur usaha Perumda Tirta Bhagasasi yang tengah tersandung kasus hukum. Langkah tegas ini, menurutnya, perlu diambil untuk menjaga kinerja dan marwah perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Sudah saya panggil. Insyaallah paling lambat akhir bulan ini keputusan saya keluarkan,” tegas Ade kepada Beritasatu.com, Jumat (24/10/2025).

Ade menjelaskan, dirinya telah menginstruksikan bagian hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi untuk menyusun kajian terkait persoalan tersebut. Kajian hukum itu dilakukan bersama sekretaris daerah (sekda) sebagai dasar yuridis dalam proses pemberhentian pejabat yang dimaksud.

“Harus sesuai aturan, kalau saya berhentikan juga harus ada pembahasan. Saya perintahkan Ibu Sekda dan bagian hukum untuk melakukan review. Kita akan tegas, maksimal akhir bulan ini,” ujarnya.

Berita Lainnya  Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

Menurut Ade, kasus hukum yang menjerat salah satu direktur BUMD tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Selain berpotensi menurunkan kepercayaan publik, situasi ini juga dapat mengganggu stabilitas dan kinerja Perumda Tirta Bhagasasi.

“Saya tidak ingin ikut campur urusan pribadi orang, tetapi sebagai kuasa pemilik modal, saya punya tanggung jawab untuk menjaga nama baik pemerintah daerah,” tegasnya.

Ade mengakui bahwa sempat terjadi kekeliruan dalam proses penetapan jabatan direktur di tubuh Perumda Tirta Bhagasasi. Kesalahan administrasi dan kurangnya kajian pada masa itu kini menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah.

“Saya juga mungkin berdasarkan saya pada waktu itu, alasan saya ini Plt. Pada akhirnya, karena dengan segala kekurangan saya, belum saya kaji, saya definitifkan. Sesuai aturan, Inspektorat Jenderal Kemendagri juga menerima laporan. Ini pertama kesalahan dari saya,” ungkapnya.

Berita Lainnya  269 Siswa di Karo Keracunan MBG, Mulut Gatal hingga Sesak

Ade menekankan, jika seorang direktur masih terlibat persoalan hukum, hal itu akan menyulitkan manajemen perusahaan. Apalagi, saat ini Perumda Tirta Bhagasasi tengah menghadapi kondisi keuangan yang belum sepenuhnya sehat.

“Banyak yang harus diaudit dari setiap cabang, terus dari internal. Kita juga sudah diaudit oleh KPK dan BPK. Kita punya utang juga, MoU juga harus diaudit. Ke depan PDAM seharusnya bisa bantu keuangan daerah, jangan sampai membebani,” ujar Ade.

Ia menegaskan, setelah struktur direksi diperbaiki, fokus utama adalah memperkuat efisiensi operasional dan meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Bekasi.

Ade juga kembali mengingatkan jajaran direksi Perumda Tirta Bhagasasi agar tidak melakukan rekrutmen pegawai baru, baik struktural maupun non-struktural, sebelum kondisi perusahaan benar-benar stabil.

Berita Lainnya  Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

Saya minta jangan lagi ada untuk memasukkan orang-orang kerja di Perumda Tirta Bhagasasi saat ini. Lebih baik evaluasi dulu. Saya juga mengarahkan untuk fokus meningkatkan usaha, banyak kawasan, seperti Jababeka yang belum sepenuhnya pakai air PDAM,” tutup Ade.

Dengan sikap tegas Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ini, publik menantikan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan penegakan integritas dan tata kelola bersih di BUMD, terutama di tubuh Perumda Tirta Bhagasasi yang berperan strategis dalam penyediaan air bersih untuk masyarakat Bekasi.***

Sumber : BeritaSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Peringatan Hari Damai Aceh Berujung Ricuh, Massa Kibarkan Bendera Bulan Bintang, Polisi Tembakan Gas Air Mata

ACEH - Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh. Agenda doa tolak bala dan zikir akbar yang...

Bobby Nasution Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG yang Kondisinya Parah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjenguk salah seorang siswa SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi...

Bukan Hanya 269 Siswa di Karo, 45 Siswa di Kota Dumai juga Keracunan MBG

RIAU - Bukan hanya 269 siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dugaan keracunan menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terjadi di Kota Dumai...

Banyak Kasus Keracunan MBG, DPD RI : Anggaran Bahan Makanan Perlu Ditambah Jadi Rp 15-20 Ribu

SEMARANG - Anggota DPD RI Abdul Kholik mengungkapkan, masih banyak aspek yang perlu ditinjau dan dievaluasi dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal...

Kawal Program Presiden Prabowo, PKB Deklarasi ‘Satgas Prabowonomics’

JAKARTA - PKB melalui organisasi sayapnya, Panji Bangsa, membentuk Satuan Tugas (Satgas) Prabowonomics Panji Bangsa. Satgas tersebut didirikan Panji Bangsa sebagai tindak lanjut dari...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan