Senin, Juni 1, 2026
spot_img

Viral Menu MBG di Karawang Ada Belatung, Guru dan Siswa Kaget

Foto ilustrasi.

KARAWANG – Video yang memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berisi belatung di sebuah sekolah di Karawang, Jawa Barat viral di media sosial.

Betapa tidak, menu berupa pepes ayam yang tengah disajikan untuk siswa diduga basi lantaran berlendir hingga terdapat belatung. Kejadian itu pun membuat siswa dan guru di sekolah tersebut kaget.

Menu MBG berisi belatung itu diketahui terjadi di SDN Palumbonsari 3, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang pada Senin (20/10) kemarin.

Kepala SDN Palumbonsari 3, Tuti Setiawati, membenarkan ihwal video tersebut. Menu MBG berisi belatung itu pertama kali ditemukan oleh salah satu guru.

Berita Lainnya  Dikabarkan Hilang, Siswa SD di Karawang Ternyata Kabur Bersama Pacarnya, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

“Guru kelas 2 lapor ke saya, ‘Bu ini kenapa, kok kayak gini?’ ketika saya lihat, saya langsung bilang, jangan dimakan, kembalikan ke pihak dapur SPPG. Saya juga langsung minta agar mereka datang ke sekolah dan menarik semua makanan itu,” ujar Tuti, Jumat (24/10).

Dia bilang, video itu awalnya dibuat sebagai barang bukti untuk dilaporkan ke pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun belakangan ia kaget saat video itu tersebar luas di media sosial.

“Videonya itu awalnya ditujukan untuk laporan ke pihak SPPG, bukan untuk diviralkan. Tapi entah bagaimana bisa menyebar keluar,” jelasnya.

Berita Lainnya  Viral Ibu Menangis karena Anaknya Ditangkap dan Dimintai Duit oleh Oknum Polisi, ini Perkembangan Kasusnya

Namun demikian, ia memastikan belum ada satu pun siswa yang mengkonsumsi MBG saat kejadian tersebut. Sebab saat dilaporkan ke pihak SPPG, makanan tersebut langsung ditarik.

“Alhamdulillah tidak ada yang makan sama sekali. Saya langsung instruksikan untuk stop pembagian makanan dan semuanya dikembalikan ke pihak MBG,” katanya.

Tuti menduga, kualitas makanan bisa terpengaruh karena jumlah distribusi yang sangat banyak ke berbagai sekolah, termasuk ke sekolahnya yang menerima lebih dari 670 porsi setiap hari.

“Mungkin karena jumlahnya banyak dan distribusinya ke banyak sekolah, jadi kualitasnya bisa turun. Tapi sebelumnya tidak pernah ada masalah seperti ini, hanya hari itu aja,” tuturnya.

Berita Lainnya  Pria di Bekasi Tusuk Keponakan yang Masih Balita hingga Tewas, Cuma Gegara Kesal Diganggu Saat Main Gim

Tuti juga mengaku menyesalkan insiden tersebut, dan meminta agar kejadian serupa tidak terulang.

“Sebagai kepala sekolah, tentu saya menyesalkan. Tapi alhamdulillah, yang penting anak-anak aman, tidak ada yang makan. Saya juga sudah minta pihak MBG mengevaluasi agar tidak terjadi lagi,” tegasnya. (*)

Sumber : TVBerita.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tokoh Muda Golkar Dorong ‘Mas Bahlil Ganteng’ Nyapres 2029

KARAWANG - Fenomena lagu viral MBG = Mas Bahlil Ganteng bertajuk 'My Little Bolu Ketan' masih menjadi tranding penggunaan backsoun di media sosial. Tokoh Muda...

Mantan Caleg di Cirebon Paksa Seorang Kakek Berhubungan Sesama Jenis, Pelaku Rekam Adegan untuk Konten Asusila

CIREBON - Dua kali gagal menjadi wakil rakyat, H (43) seorang mantan calon legislatif (caleg) yang berdomisili di Kecamatan Kejaksan - Kota Cirebon, terpaksa...

KPK Bongkar ‘Politik Outsourching’ Bupati Pekalongan

JAKARTA - Modus 'politik outsourcing' Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq diungkap KPK. Fadia disebut memanfaatkan ketergantungan pekerjaan dari pegawai outsourcing untuk kepentingan politiknya. "Dari penyidikan...

Seorang Ibu Ketahuan Selundupkan Sabu ke dalam Lapas Karawang, ‘Barang Haram’ Dikemas Kondom dan Dimasukan ke Kemaluan

KARAWANG - Petugas Lapas Karawang kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa oleh keluarga warga binaan, Sabtu (30/5/2026). Ironisnya, hal tersebut dilakukan oleh...

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG - Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya...

Hukum

KPK Bongkar ‘Politik Outsourching’ Bupati Pekalongan

JAKARTA - Modus 'politik outsourcing' Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq diungkap KPK. Fadia disebut memanfaatkan ketergantungan pekerjaan dari pegawai outsourcing untuk kepentingan politiknya. "Dari penyidikan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan