Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Pendemo Beri Waktu 3 x 24 Jam ke DPRD Karawang, Ancam Demo Lebih Besar

KARAWANG – Meski sempat terjadi aksi lemar-lemparan, tetapi aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Karawang pada Senin (1/9/2025l), berlangsung kondusif.

Terpantau, aksi demonstrasi dari yang dilakukan mahasiswa, pelajar hingga elemen masyarakat lainnya ini dijaga ketat aparat gabungan terdiri dari Polri, TNI hingga Satpol PP.

Sekitar pukul 16.00 WIB, massa mulai memenuhi gerbang DPRD Karawang. Tetapi sekitar pukul 17.30 WIB, massa pendemo mulai membubarkan diri setelah membacakan tuntutan aksi.

Mediasi demo sempat berlangsung alot, saat pendemo meminta melakukan ‘sidang rakyat’ di dalam gedung DPRD Karawang. Namun DPRD hanya mengizinkan sekitar 20 orang perwakilan untuk memasuki halaman gedung DPRD Karawang.

Berita Lainnya  Wilayah Pesisir Minim PJU, Wajar Jika Rawan Begal, Garda Bangsa Sindir Pemkab

Namun kesepakatan tersebut ditolak. Akhirnya massa pendemo lebih memilih melakukan sidang rakyat di depan gerbang DPRD Karawang sambil membacakan tuntutan aksi.

Adapun beberapa tuntutan aksi adalah sebagai berikut :

1. Menolak kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR.
2. Menolak perampasan aset rakyat termasuk tanah, kekayaan alam, ruang hidup.
3. Menolak kenaikan pajak yang mencekik, serta utang negara yang dibebankan ke rakyat kecil.
4. Mengadili Kepolisian RI atas kebrutalan, pelanggaran HAM, dan tindakan represif yang menjadikan polisi alat kekuasaan, bukan pelindung rakyat.
5. Menuntut pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat, kerja layak, pendidikan gratis, kesehatan universal, dan jaminan sosial yang adil.

Berita Lainnya  Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh...! Ternyata Mahasiswa Bayaran
Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin saat menyambut kedatangan pendemo.

Terpantau, ketegangan massa pendemo sempat diredam oleh Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin yang menyambut langsung kedatangan pendemo.

Beberapa Anggota DPRD Karawang lain seperti Asep Syaripudin dari Golkar, Natala Sumedha dan Dr. Anwar Hidayat dari PDI-P, serta Iqbal Jamalulail dari Gerindra juga terlihat menyalami para pendemo.

Namun demikian, pendemo memberikan waktu 3 x 24 jam kepada DPRD Karawang untuk menjawab tuntutan massa aksi. Jika tidak, pendemo mengancam akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan