Sabtu, September 12, 2026
spot_img

SOSPOL’S Apresiasi Kesadaran Masyarakat, Bupati Aep : Karawang Kondusif!

KARAWANG – Pengamat Kebijakan dari SOSPOLs (Social Policy and Political Studies) mengapresiasi sikap dan kesadaran masyarakat Karawang ditengah eskalasi aksi demonstrasi yang berujung kekisruhan dan pengrusakan fasilitas umum.

Berbeda dengan daerah lain, aksi demonstrasi yang berlangsung di Karawang pada Senin (1/9/2025) kemarin berlangsung kondusif.

Direktur SOSPOL’S, Muslim Hafidz M.Si berpendapat, ada tiga faktor yang menciptakan kesuksesan dalam mengelola kondusifitas dan ketertiban di Kabupaten Karawang.

Pertama, kemampuan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh dalam membangun komunikasi yang baik dengan berbagai stakeholder di luar pemerintahan, baik dengan organisasi keagamaan, kepemudaan, maupun kemasyarakatan.

Berita Lainnya  Sempat Ricuh, Massa Aksi Lempari Anggota Satpol PP dengan Botol Air Mineral

Kedua, soliditas Forkopimda yang terjaga dengan baik. Sinergi inilah yang menjadi modal utama dalam menggerakkan seluruh lini untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.

Ketiga, tumbuhnya kesadaran masyarakat Karawang, khususnya setelah melihat dampak dari demonstrasi yang akhir-akhir ini cenderung anarkis. Dari pengalaman itu, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga Karawang agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Semoga kondusifitas ini tetap terjaga sampai di hari ulang tahun Kabupaten Karawang,” tutur Muslim Hafidz M.Si.

Berita Lainnya  Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta
Muslim Hafidz M.Si, Direktur SOSPOL’S.

Sementara, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang bekerja maksimal menjaga kondusifitas Kabupaten Karawang, sehingga aksi yang mulanya dikhawatirkan berpotensi ricuh bisa terkendali secara damai.

“Kami ucapkan terima kasih kepada unsur pimpinan tentunya Pak Kapores, Pak Dandim, dan Dansat Limob tentunya alhamdulillah,” katanya.

Adapun soal tuntutan pendemo, Bupati Aep menegaskan, meski tuntutan itu secara spesifik ditujukan ke DPRD Karawang, namun pemda berkewajiban untuk tetap menjaga situasi Karawang tetap nyaman dan terkendali.

Berita Lainnya  LSM Laskar NKRI Ancam Kembali Kepung PT. SAI, Jika Aspirasi Warga Tak Dipenuhi

Setelah ini, Pemkab Karawang akan segera berkoordinasi dengan DPRD untuk mendiskusikan lebih lanjut poin-poin aspirasi yang disampaikan masyarakat.

“Adapun masukan masyarakat, masukan tentunya ya aspirasi-aspirasi itu adalah salah satu juga hak masyarakat. Dan kemudian kita juga terus menjaga kondusifitas di Kabupaten Karawang,” kata Bupati Aep, Senin (1/9/2025).***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

IWOI Karawang Gelar Doa Bersama dan Renungan untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

KARAWANG - Puluhan wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang, Jawa Barat, menggelar doa bersama dan renungan untuk keselamatan 5...

Tunjukan Bukti Surat Penghentian Praktik Joki, Kuasa Hukum Tersangka VY Bantah ‘Mensrea’

KARAWANG - Tim Penasihat Hukum tersangka VY, mantan Direktur Utama PT BAS, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Karawang yang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam...

Kejagung Pamerkan Tumpukan Duit Rp 1 Triliun Lebih Korupsi Pemanfaatan Kawasan Hutan Lampung

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang senilai lebih dari Rp 1 triliun dan USD 166 ribu yang disita dari hasil dugaan korupsi...

Kejari Karawang Kembali Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Penyaluran KPR

KARAWANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang kembali menetapkan dua tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bank...

Jelang Kontra Persija, Polda Jabar Imbau Seluruh Pendukung Persib Tak Datang ke Jakarta

BANDUNG - Kepolisian Daerah Jawa Barat mengimbau seluruh pendukung Persib Bandung untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, dalam laga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan