Minggu, Agustus 30, 2026
spot_img

Polda Metro Jaya akan Dalami Dugaan Keterlibatan GRIB Jaya dalam Kericuhan Demonstrasi

JAKARTA – Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan keterlibatan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dalam kericuhan yang terjadi saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (27/8/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan keterlibatan ormas tertentu dalam kericuhan tersebut. Polisi masih mendalami dan membutuhkan verifikasi fakta sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

“Kalau terkait tentang ormas, kami masih melakukan pendalaman terkait, karena fakta harus terverifikasi. Kami mohon waktu, ya,” kata Budi saat menjawab pertanyaan IDN Times dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

Berita Lainnya  3 Mahasiswa Jadi Sorotan, yang Mana Favorit Anda?

Pernyataan tersebut disampaikan Budi saat ditanya mengenai informasi di media sosial yang menyebut adanya massa yang turun menggunakan truk, dan diduga merupakan anak buah Hercules dari Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.

Budi menegaskan, polisi tidak ingin terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, banyak unggahan terkait aksi maupun peristiwa di lapangan yang belum tentu menggambarkan kejadian sebenarnya.

Ia mengatakan informasi yang beredar di media sosial dapat berupa disinformasi, provokasi, hingga hoaks. Karena itu, setiap informasi mengenai dugaan mobilisasi massa maupun keterlibatan kelompok tertentu harus terlebih dahulu diverifikasi.

Berita Lainnya  2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

“Teman-teman harus memahami banyak unggahan di media sosial yang disinformasi, provokasi, dan hoaks,” ujarnya.

Budi kemudian memberikan sejumlah contoh informasi yang pernah beredar di media sosial, tetapi tidak sesuai dengan konteks waktu kejadian. Salah satunya unggahan yang menampilkan kerumunan masyarakat pada pesta rakyat 17 Agustus, tetapi kemudian diklaim sebagai kondisi terkini pada dini hari.

Menurutnya, terdapat pula video atau foto mobilisasi masyarakat saat arus mudik Lebaran, yang dapat kembali beredar dan dikaitkan dengan peristiwa berbeda.

“Nah, ini harus kita menjelaskan kepada teman-teman, kepada masyarakat, informasi ini harus valid. Makanya saya tadi bilang ‘katanya’. Saya tidak mau kalau pertanyaan itu ‘katanya’. Karena pertanyaannya salah pasti saya jawab juga ambigu,” kata Budi.

Berita Lainnya  Setelah Dituntut 7 Tahun Penjara, Ade Kunang Minta Dibebaskan

Karena itu, Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah benar terdapat ormas tertentu yang terlibat dalam kericuhan aksi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.

Polisi meminta masyarakat maupun media memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, terutama informasi yang berkaitan dengan mobilisasi massa dan dugaan keterlibatan kelompok tertentu dalam kericuhan.***

Sumber : IDN Times

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sempat Memanas! 5 Calon Ketum PBNU Sepakat Pemilihan Melalui AHWA

JOMBANG - Penentuan mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa...

Jawa Barat Target 2029 Tidak Ada Lagi Anak Muda Menganggur

BANDUNG - Jawa Barat memasang target besar di bidang ketenagakerjaan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin memastikan semakin banyak anak muda memiliki akses terhadap pelatihan,...

Mobil Anggota DPRD Karawang Dirampas Debt Collector, Kok Bisa?

KARAWANG - Aksi penarikan paksa kendaraan di jalan raya kembali terjadi. Kali ini, mobil dinas milik Anggota DPRD Kabupaten Karawang sekaligus Ketua DPD PAN...

Polda Metro Jaya Pastikan Penangkapan Prajurit TNI Saat Demo Akibat Kesalahpahaman

JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan penangkapan seorang pria yang diduga prajurit TNI oleh anggota kepolisian saat pengamanan aksi demonstrasi 27 Agustus di depan...

GRIB Jaya Akui Hercules Ada di Lokasi, Tapi Bantah Terlibat Kerusuhan

JAKARTA - DPP GRIB Jaya membantah Ketua Umumnya, Hercules Rosario Marshal, terlibat dalam kerusuhan yang terjadi setelah aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan