KOTA BEKASI – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban tragedi tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026).
Salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), karyawan Kompas TV yang dikenal berdedikasi tinggi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut hadir langsung di rumah duka di Tambun Selatan – Bekasi untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.
Kehadiran Dedi menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Suasana haru begitu terasa saat Dedi memeluk ayah korban dan menyampaikan rasa duka yang mendalam, serta menyerahkan segepok uang kepada keluarga korban.
Setelah itu, Dedi berbincang dengan keluarga dan mulai mengenal lebih dekat sosok Nur Ainia
Dalam kunjungannya, KDM (sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi) bertemu dengan Direktur Utama Kompas TV, Rosiana Silalahi, yang juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu karyawan terbaiknya.
Dedi selanjutnya menjenguk salah satu korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Ditemani Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Dedi bertanya kepada dokter soal berapa lama korban tersebut harus istirahat.
Lantaran kondisi sakit tidak memungkinan untuk bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART), tanpa banyak basa-basi Dedi pun memberikan uang kepada korban asal Cikarang itu sebagai pengganti.
“Saya nitip 10 juta ya ibu biar gak kerjanya tertangani di rumah,” ujar Dedi, dilansir di akun instagram @dedimulyadi71.
Adapun tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi pada Senin (27/4/2026) malam di Stasiun Bekasi Timur.
Total ada 16 orang yang meninggal dunia per hari ini, Rabu (29/4/2026).***
Ket foto : Didampingi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto – Dedi Mulyadi menjengok korban di rumag sakit.










