Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Tanpa Banyak Basa-basi, Dedi Mulyadi Berikan Bantuan Segepok Uang kepada Korban

KOTA BEKASI – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban tragedi tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026).

Salah satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), karyawan Kompas TV yang dikenal berdedikasi tinggi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut hadir langsung di rumah duka di Tambun Selatan – Bekasi untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Berita Lainnya  Massa Berbaju Hitam Bawa Bendera Kuning Geruduk DPRD Purwakarta

Kehadiran Dedi menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.

Suasana haru begitu terasa saat Dedi memeluk ayah korban dan menyampaikan rasa duka yang mendalam, serta menyerahkan segepok uang kepada keluarga korban.

Setelah itu, Dedi berbincang dengan keluarga dan mulai mengenal lebih dekat sosok Nur Ainia

Dalam kunjungannya, KDM (sapaan akrab Kang Dedi Mulyadi) bertemu dengan Direktur Utama Kompas TV, Rosiana Silalahi, yang juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu karyawan terbaiknya.

Berita Lainnya  Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

Dedi selanjutnya menjenguk salah satu korban yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Ditemani Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Dedi bertanya kepada dokter soal berapa lama korban tersebut harus istirahat.

Lantaran kondisi sakit tidak memungkinan untuk bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART), tanpa banyak basa-basi Dedi pun memberikan uang kepada korban asal Cikarang itu sebagai pengganti.

“Saya nitip 10 juta ya ibu biar gak kerjanya tertangani di rumah,” ujar Dedi, dilansir di akun instagram @dedimulyadi71.

Berita Lainnya  Desak 'THM Sarang Maksiat' Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

Adapun tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi pada Senin (27/4/2026) malam di Stasiun Bekasi Timur.

Total ada 16 orang yang meninggal dunia per hari ini, Rabu (29/4/2026).***

Ket foto : Didampingi Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto – Dedi Mulyadi menjengok korban di rumag sakit.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Total Sudah 6 Tersangka

JAKARTA - Kejagung kembali menetapkan tersangka baru di kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah...

Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

PURWAKARTA - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta bekerja secara sistematis, teliti, dan bertahap dalam menangani kasus misterius kematian Yogi Saleh (40), Kepala...

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan