KARAWANG – Puluhan warga Desa Tirtasari,
Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggelar aksi protes terhadap salah satu yayasan pondok pesantren (ponpes), Senin (27/4/2026) malam.
Aksi ini dipicu atas dugaan tindak pencabulan yang dilakukan oknum ustaz terhadap sejumlah santriwati di ponpes tersebut.
Warga yang geram mendatangi lokasi ponpes tempat si ustaz tersebut mengajar.
Mereka menuntut kejelasan serta proses hukum atas dugaan perbuatan asusila yang
dinilai telah meresahkan masyarakat.
Informasi yang beredar di lokasi menyebutkan, korban diduga lebih dari satu orang. Bahkan, beberapa diantaranya dikabarkan mengalami kehamilan.
Kondisi tersebut memicu kemarahan warga hingga berujung aksi demonstrasi.
“Warga sudah tidak bisa menahan emosi, apalagi setelah muncul kabar ada korban sampai hamil,” ujar salah satu warga di lokasi, dilansir dari unggahan video instagram @informasi_karawang.
Situasi sempat memanas, namun aparat keamanan yang datang ke lokasi berupaya meredam emosi massa, agar tidak terjadi tindakan anarkis.
Hingga malam hari tadi, aparat masih berjaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun jumlah pasti korban.
Namun, warga mendesak agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara serius dan transparan.***
Ket foto : Tangkapan layar video aksi warga










