KARAWANG – Ketua Umum Nasional Human Resource Institute (NHRI), Arif Dianto SH, mengurungkan niatnya untuk mendaftarkan diri dalam seleksi calon direksi PT. Petrogas Persada Karawang. Keputusan tersebut diambil setelah ia mencermati komposisi jabatan direksi yang dibuka dalam proses seleksi perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Karawang tersebut.
Arif mengungkapkan bahwa pada awalnya ia memiliki ketertarikan untuk mengikuti proses seleksi, karena ingin memberikan kontribusi dalam penguatan tata kelola dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan perusahaan daerah. Namun setelah mempelajari lebih jauh tentang dinamika serta struktur jabatan direksi yang tersedia, ia menilai tidak terdapat posisi yang secara spesifik membidangi SDM dan Umum yang merupakan bidang kompetensi utamanya.
“Awalnya saya memang berminat untuk mendaftar dalam seleksi tersebut. Namun setelah melihat dinamika serta komposisi direksi yang dibutuhkan, ternyata tidak ada posisi yang secara khusus membidangi SDM dan Umum yang selama ini menjadi bidang kompetensi saya,” ujar Arif kepada Opiniplus.com, Rabu (11/3/2026) siang.
Selain menjabat sebagai Ketua Umum NHRI, Arif saat ini juga tercatat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan SDM dan Vokasi di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Karawang, serta dikenal sebagai pelaku usaha di bidang properti khususnya dalam pengadaan perumahan subsidi, komersil, dan kawasan cluster di wilayah Kabupaten Karawang.
Selama ini ia dikenal aktif mendorong peningkatan kualitas SDM, khususnya di sektor industri dan dunia usaha di Kabupaten Karawang.
Dalam kesempatan tersebut, pria kelahiran Karawang ini juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua PERADI Karawang, Asep Agustian SH. MH yang sebelumnya mendukung pencalonannya di Petrogas, serta sejumlah pengamat di bidang migas yang telah memberikan dukungan atas rencana pencalonannya dalam seleksi direksi Petrogas Persada Karawang.
“Tanpa mengurangi rasa hormat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kang Askun, Ketua DPC PERADI Karawang serta para pengamat migas yang telah memberikan dukungan dan dorongan kepada saya sebelumnya. Dukungan tersebut tentu menjadi kehormatan tersendiri bagi saya,” kata Arif.
Meski memutuskan tidak mengikuti proses seleksi, Arif berharap proses penjaringan direksi Petrogas Persada Karawang dapat berjalan secara objektif, transparan, dan menghasilkan figur terbaik yang mampu membawa perusahaan daerah tersebut semakin maju, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di Kabupaten Karawang.***









