SUBANG – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pagaden, Polres Subang, berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok remaja yang diduga diorganisir melalui media sosial Instagram. Upaya pencegahan tersebut dilakukan pada Sabtu (7/3/2026) sebagai bagian dari langkah menjaga situasi keamanan selama bulan suci Ramadan.
Informasi mengenai rencana tawuran itu pertama kali terdeteksi oleh jajaran kepolisian melalui pemantauan aktivitas di media sosial. Setelah memastikan adanya indikasi ajakan tawuran, petugas dari Bhabinkamtibmas bersama Unit Reskrim langsung bergerak melakukan penelusuran terhadap para remaja yang diduga terlibat.
Kapolres Subang, AKBP Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., melalui Kapolsek Pagaden, AKP Ikin Sodikin, S.H., menjelaskan bahwa langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
“Kami melakukan penyisiran ke kediaman enam remaja yang teridentifikasi. Mayoritas masih berstatus pelajar SMP dan SMA. Untuk memberikan efek jera dan pembinaan awal, mereka langsung kami kumpulkan di rumah Kepala Dusun setempat untuk diberikan pengarahan,” ujar AKP Ikin Sodikin.
Dalam kesempatan tersebut, para remaja juga diberikan pembinaan serta diingatkan mengenai dampak negatif tawuran, baik terhadap keselamatan diri sendiri maupun masa depan mereka. Polisi juga mengamankan 6 pucuk senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Upaya pencegahan tersebut, kata AKP Ikin, juga merupakan bagian dari implementasi program Kapolda Jawa Barat SAUYUNAN JAGA LEMBUR, serta instruksi Kapolres Subang melalui slogan JAGA SUBANG dan RAWATIB (Ramadan Wajib Tertib).
“Kami meminta para orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan dan aktivitas anak di media sosial. Jangan sampai gadget menjadi pintu masuk bagi anak-anak kita ke dalam konflik yang merugikan masa depan mereka,” tegasnya.
Langkah cepat Polsek Pagaden ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Warga dan para orang tua mengapresiasi tindakan preventif kepolisian yang dinilai mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas, terutama di tengah suasana Ramadhan.
Polsek Pagaden memastikan akan terus meningkatkan patroli rutin serta pemantauan aktivitas di media sosial guna mencegah munculnya kembali rencana tawuran maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah hukumnya.***
Sumber : TintaHijau.com









