Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Tercium di Medsos, Polsek Pagaden Gagalkan Aksi Tawuran Kelompok Remaja

SUBANG – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pagaden, Polres Subang, berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok remaja yang diduga diorganisir melalui media sosial Instagram. Upaya pencegahan tersebut dilakukan pada Sabtu (7/3/2026) sebagai bagian dari langkah menjaga situasi keamanan selama bulan suci Ramadan.

Informasi mengenai rencana tawuran itu pertama kali terdeteksi oleh jajaran kepolisian melalui pemantauan aktivitas di media sosial. Setelah memastikan adanya indikasi ajakan tawuran, petugas dari Bhabinkamtibmas bersama Unit Reskrim langsung bergerak melakukan penelusuran terhadap para remaja yang diduga terlibat.

Kapolres Subang, AKBP Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D., melalui Kapolsek Pagaden, AKP Ikin Sodikin, S.H., menjelaskan bahwa langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Berita Lainnya  Polda Jabar Ungkap Judi Online, 11 Orang Ditetapkan Tersangka, Uang Miliaran hingga Mobil Mewah Disita

“Kami melakukan penyisiran ke kediaman enam remaja yang teridentifikasi. Mayoritas masih berstatus pelajar SMP dan SMA. Untuk memberikan efek jera dan pembinaan awal, mereka langsung kami kumpulkan di rumah Kepala Dusun setempat untuk diberikan pengarahan,” ujar AKP Ikin Sodikin.

Dalam kesempatan tersebut, para remaja juga diberikan pembinaan serta diingatkan mengenai dampak negatif tawuran, baik terhadap keselamatan diri sendiri maupun masa depan mereka. Polisi juga mengamankan 6 pucuk senjata tajam yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

Berita Lainnya  Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

Upaya pencegahan tersebut, kata AKP Ikin, juga merupakan bagian dari implementasi program Kapolda Jawa Barat SAUYUNAN JAGA LEMBUR, serta instruksi Kapolres Subang melalui slogan JAGA SUBANG dan RAWATIB (Ramadan Wajib Tertib).

“Kami meminta para orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan dan aktivitas anak di media sosial. Jangan sampai gadget menjadi pintu masuk bagi anak-anak kita ke dalam konflik yang merugikan masa depan mereka,” tegasnya.

Berita Lainnya  Polisi Buru Pelaku Tawuran Antar Kelompok Remaja yang Sebabkan Tangan Korban Buntung

Langkah cepat Polsek Pagaden ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Warga dan para orang tua mengapresiasi tindakan preventif kepolisian yang dinilai mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas, terutama di tengah suasana Ramadhan.

Polsek Pagaden memastikan akan terus meningkatkan patroli rutin serta pemantauan aktivitas di media sosial guna mencegah munculnya kembali rencana tawuran maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah hukumnya.***

Sumber : TintaHijau.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan