Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

BEKASI – Proses pencarian korban longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (9/3/2026).

Namun, proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, mulai dari tingginya timbunan sampah hingga kandungan gas berbahaya di lokasi.

“Tumpukan sampahnya sangat tinggi dan terkait dengan kandungan gas karena ini sampah, jadi sangat bahaya sekali untuk kesehatan tentunya,” ujar Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta Akhmad Rizkiansyah kepada awak media, Senin (9/3/2026).

Selain itu, Akhmad menyebut, kondisi cuaca juga memengaruhi proses pencarian.

“Beberapa hari sebelumnya cuaca hujan dengan intensitas cukup tinggi. Semoga cuacanya hari ini mendukung,” kata Rizki.

Berita Lainnya  KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

Rizki menyebutkan, berdasarkan data sementara terdapat 13 korban dalam peristiwa longsor tersebut.

“Empat sudah ditemukan selamat, empat orang ditemukan meninggal dunia, dan sisanya ada lima orang sesuai dengan laporan yang masuk dari kepolisian masih hilang,” ujar Rizki.

Kelima korban yang masih dalam pencarian terdiri dari dua sopir truk pengangkut sampah dan tiga pemulung yang berada di lokasi saat longsor terjadi.

Sedangkan dua kendaraan sopir truk yang diduga hilang dalam peristiwa tersebut ditemukan dalam kondisi ringsek parah.

Dalam operasi pencarian, tim SAR mengerahkan sejumlah alat berat untuk membuka timbunan sampah di lokasi kejadian.

Berita Lainnya  FC Seoul Vs Persib 0-1, Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Maung Bandung Curi Tiga Poin

“Saat ini kita pencarian menggunakan alat berat atau ekskavator dari DLH. Total ada kurang lebih sekitar 15 ekskavator,” kata Rizki.

Selain itu, proses pencarian juga melibatkan 336 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, DLH, Damkar, dan Satpol PP.

Sebelumnya diberitakan, longsor gunungan sampah TPST Bantargebang terjadi pada Minggu (8/3/2026) sore ketika sejumlah truk sampah mengantre untuk membuang muatan di area pembuangan.

“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre untuk buang sampah tertimbun longsoran sampah,” ujar anggota rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Eko Uban kepada awak media, Minggu (8/3/2026).

Berita Lainnya  Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Pantauan Kompas.com di lokasi, Senin (9/3/2026), di sekitar area longsor terlihat sejumlah genangan air yang masih tersisa akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Di lokasi terdapat posko pengaduan orang hilang akibat bencana longsor TPST Bantargebang di mana dokter Polisi (Dokpol) dari Polres Metro Bekasi Kota juga tampak berjaga.***

Sumber : Kompas.com
Foto : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan