Senin, September 7, 2026
spot_img

Polda Jabar Bongkar Sidikat Penipuan Titik Proyek SPPG

BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil membongkar sindikat penipuan bermodus penjualan titik proyek Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menetapkan seorang pria bernama Oki Pradana sebagai otak utama di balik pusaran bisnis bodong yang merugikan para korban hingga miliaran rupiah.

Terbongkarnya jaringan ini berawal dari penelusuran penyidik terhadap dua Laporan Polisi (LP) yang saling berkaitan, yakni LP tertanggal 6 Januari 2026 dengan pelapor Anwar, serta LP tertanggal 20 Januari 2026 dengan pelapor Eko.

Meskipun diajukan oleh orang yang berbeda, hasil gelar perkara menunjukkan alur kejahatan yang bermuara pada komplotan yang sama.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, bahwa dalam kasus ini terdapat empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dengan pembagian peran yang terstruktur.

Berita Lainnya  Kejari Karawang Pamerkan Tumpukan Duit Sitaan Korupsi Penyaluran KPR PT. BAS

Oki Pradana bertindak sebagai arsitek utama yang menjanjikan pengurusan izin titik proyek sekaligus mencetak kartu identitas (ID card) palsu.

Ali Nugraha berperan sebagai bendahara penampung dan penyalur dana. Sementara Yon Ramdan bersama Anwar bertugas sebagai agen pencari mangsa di lapangan.

“Modus yang digunakan para tersangka adalah dengan meyakinkan korban bahwa mereka memiliki akses eksklusif dan hubungan kekerabatan dengan pejabat di Badan Gizi Nasional (BGN). Untuk memuluskan tipu dayanya, korban diperlihatkan riwayat chat komunikasi palsu. Namun setelah kami kroscek ke lembaga terkait, seluruh klaim tersebut dipastikan hoaks,” tutur Hendra, dilansir dari TribrataNews.

Berita Lainnya  Kelabuhi Aparat, Pengedar Obat Keras di Bekasi Gunakan Mobil Keliling

Komplotan ini mengomersialkan setiap titik pelayanan gizi tersebut dengan tarif yang bervariasi, mulai dari Rp50 juta hingga Rp140 juta per titik. Berdasarkan data penyidikan sementara, sindikat ini telah berhasil menjual sedikitnya 21 titik SPPG fiktif kepada masyarakat.

Aktivitas ilegal ini terdeteksi merambah sejumlah wilayah strategis, meliputi Kota Banjar, Tasikmalaya, Ciamis, hingga menyentuh kawasan Dayeuhluhur di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Total akumulasi kerugian yang dialami para korban dari transaksi yang sudah teridentifikasi saat ini mencapai kurang lebih Rp1,9 miliar. Angka ini masih berpotensi merangkak naik seiring proses penyidikan dan adanya posko pengaduan bagi korban lain yang kemungkinan belum melapor,” kata Kabid Humas

Berita Lainnya  Gagal Menyalip, Mobil Damkar Terguling saat Perjalanan Memadamkan Kebakaran, 7 Personel Luka-luka

Saat ini, sang otak kriminal Oki Pradana telah resmi dijebloskan ke sel tahanan Mapolda Jabar, sedangkan tiga tersangka lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif lanjutan.

Polda Jabar menegaskan akan bertindak represif dan profesional untuk menyeret seluruh pihak yang terlibat ke pengadilan.

“Kami layangkan panggilan resmi kepada pihak-pihak terkait. Apabila para tersangka tidak kooperatif dan mangkir, maka langkah penjemputan paksa dan penegakan hukum yang lebih tegas akan segera kami lakukan,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

TANGGERANG - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang petugas kebersihan (cleaning service) wanita yang diduga mengalami kesurupan dan bertingkah histeris di Terminal...

Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

PURWAKARTA - Aksi seorang pria yang diduga melakukan pemalakan di sebuah minimarket di Purwakarta, Jawa Barat, berakhir setelah diamankan anggota polisi lalu lintas. Pelaku disebut...

Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

MALANG - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan kesepakatan untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dari Aliansi Malang Bergerak/Amarah Brawijaya guna menghentikan atau mengevaluasi...

Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

BANJAR - Aksi kejar-kejaran dramatis terjadi di jalanan dari Banjarmasin hingga Kabupaten Banjar pada Minggu petang, 6 September 2026, melibatkan mobil Honda CR-V hitam...

Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

KARO - Febiola Br Purba, siswi berprestasi korban dugaan keracuban program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dilaporkan mengalami gangguan ingatan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan