Selasa, April 28, 2026
spot_img

Warga Menangis Tagih Janji KDM dan Lurah Jujun

KARAWANG – Puluhan warga Dusun Karangsinom Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, korban pembongkaran bangunan liar (bangli) dampak proyek normalisasi Interchange Karawang Barat, menggelar aksi moral menuntut realisasi relokasi rumah yang sempat dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Kepala Desa Wadas, H. Junaedi (Lurah Jujun).

Isak tangis puluhan emak-emak pun sempat pecah di lokasi, mereka mengharap belas kasihan dari Gubernur Jawa Barat dan Kepala Desa Wadas. Karena hingga saat ini mereka tidak memiliki tempat tinggal yang tetap, terlebih saat ini masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Berita Lainnya  Masalah Parkir Merembet ke Pokir, Gaya Komunikasi Pimpinan DPRD Karawang Buruk!

Koordinator aksi, Broto menyampaikan, warga menempati lahan PJT II di Dusun Karangsinom ini sudah puluhan tahun. Dan warga membangun tempat tinggal dengan biaya sendiri.

“Kami pun memiliki SIPLS dari PJT, tapi mengapa kami digusur secara paksa tanpa rasa kemanusiaan dengan dalih untuk normalisasi,” tuturnya, Minggu (8/3/2026).

“Disini kami menuntut keadilan, kami menagih janji dari Gubernur Jawa Barat dan Kepala Desa Wadas yang akan merelokasi rumah masyarakat Karangsinom yang terkena gusur yang hingga saat ini belum ada kejelasan rencana relokasi tersebut,” timpalnya.

Berita Lainnya  Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

Broto mengatakan, pihaknya sudah mengadukan nasib warga ke berbagai pihak terkait. Yaitu dari mulai mendatangi kantor Desa Wadas hingga Lembur Pakuan.

“Tapi kami tidak mendapatkan kepastian yang jelas terkait rumah relokasi yang telah di janjikan. Jadi kemana kami harus mengadu?, katanya negara akan hadir membantu rakyat kecil yang tertindas, tetapi kenyataannya nihil,” ujar Broto.

Broto menegaskan, jika dalam waktu dekat janji relokasi rumah tidak ditepati Gubernur Jawa Barat dan Kepala Desa Wadas, maka pihaknya akan kembali menempati lahan yang sebelumnya digusur.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Apresiasi Kinerja APH dalam Tekan Angka Kejahatan

Pasalnya, hingga saat ini warga tidak memiliki tempat tinggal yang tetap.

“Jika SIPLS yang kami miliki tidak dapat diperpanjang oleh PJT dan sudah dialihkan ke pihak lain tanpa sepengetahuan masyarakat, maka seharusnya ada surat serah terimanya terlebih dahulu ke masyarakat dusun Karangsinom,”

“Maka dari itu kami menuntut relokasi rumah atau akan kami tempati kembali lahan kami yang sudah digusur,” tandasnya.***

Sumber : NuansaMetro.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Update KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, 14 Orang Tewas dan 84 Luka-luka

KOTA BEKASI - Korban tewas kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84...

Dasco, Raffi Ahmad, Kapolda Metro Jaya hingga Walkot Bekasi Pantau Jalannya Evakuasi Korban

KOTA BEKASI - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad malam ini tiba di lokasi kecelakaan tabrakan KRL dengan Kereta Api Argo Bromo, tepatnya di...

Kecelakaan Maut KA dengan KRL di Bekasi, 4 Orang Tewas

KOTA BEKASI - Tabrakan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4), mengakibatkan sejumlah penumpang menjadi korban...

Praktik Pungli dan ‘Perbudakan Modern’ Bayangi Para Pencaker di Purwakarta

PURWAKARTA - Keberadaan kawasan industri yang menjadi tulang punggung ekonomi di Purwakarta seharusnya menjadi harapan bagi ribuan pencari kerja. Namun, di balik gemerlap pembangunan...

Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Berlangsung Dramatis, Banyak Penumpang Perempuan Terjepit

KOTA BEKASI - Kereta Api (KA) Jarak Jauh bertabrakan dengan kereta KAI Commuter Line (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. Belum...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan