Selasa, April 14, 2026
spot_img

Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran, Indonesia CARE Gelar Psikososial

JAKARTA | OPINIPLUS.COM | – Kebakaran besar yang melanda tujuh RT di Kawasan Kemayoran, Selasa (10/12/2024) lalu masih menyisakan trauma mendalam.

Lebih dari 1.500 jiwa kehilangan tempat tinggal. Kepanikan dan kobaran api masih terbayang jelas dalam bayangan Rahmat (10).

Hal yang sama juga diungkapkan Dian (12), bocah perempuan warga RW 05 yang rumahnya juga habis terbakar tersebut mengaku senang banyak kakak relawan yang menghibur mereka.

“Senang masih ada kakak-kakak yang baik. Udah beberapa hari kita diajak bermain bareng,” ujar siswi SDN Kebon Kosong tersebut.

Berita Lainnya  Remaja Bekasi Tewas Tenggelam di Wisata Green Canyon Karawang

Rasa takut itu, awalnya memang membuat mereka sulit tidur dan jadi murung.

“Alhamdulillah masih banyak relawan yang menghibur datang silih berganti,” ujar Kepala Divisi Psikososial Indonesia CARE, Iwan M Ridwan di lokasi penampungan penyintas kebakaran Kemayoran, Sabtu (14/12/2024).

Pria yang akrab disapa Kak Iwan tersebut mengungkapkan Indonesia CARE saat ini tengah menggelar kegiatan layanan psikososial kepada warga terdampak kebakaran.

“Alhamdulillah antusias anak-anak mengikuti. Mereka sedikit terhibur dan mulai melupakan peristiwa mengerikan itu,” ujarnya.

Berita Lainnya  Influencer Purwakarta Tewas Misterius di Kosan

Berdasarkan informasi di lapangan, warga masih membutuhkan dukungan logistik berupa pakaian hangat, obat-obatan, kebutuhan bayi dan anak-anak, serta pendampingan trauma bagi para korban.

Menambahkan Kal Iwan, Direktur Indonesia CARE Lukman Azis Kurniawan dilokasi penyintas tersebut juga terus mengajak para dermawan membantu para korban.

“Ada ratusan rumah terbakar. 200 KK kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Sementara tidur di tenda pengungsi yang disiapkan BPBD. Yuk kita bantu mereka bareng Indonesia CARE,” ajak Lukman.

Berita Lainnya  72 Siswa di Jaktim Keracunan, BGN Ambil Sampel Menu MBG

Pihaknya melihat masih terus mengalir dukungan sampai hari keempat dari berbagai pihak. “Semoga bisa segera bangkit lagi kehidupan warga disana,” harapnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan