Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Dea Eka : Rubah Mindset, Pemuda Harus Kembali ke Tradisi Nenek Moyang – Bercocok Tanam

BANDUNG | OPINIPLUS.COM | – Pasca diberi mandat dan dilantik sebagai Ketua Bidang Pemuda Tani DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat Periode 2024-2029, Dea Eka Rizaldi, SH menyampaikan bahwa hal pertama yang akan ia lakukan adalah merubah mindset atau pola pikir para pemuda di Jawa Barat.

Disampaikan Dea, mulai saat ini pemuda harus merubah mindset yang terkadang instan dan simpel. Yaitu dimana ketika ingin mendapatkan penghasilan, maka larinya ke industri (pabrik).

“Dengan bergabungnya saya di HKTI di Bidang Kepemudaan, saya akan mencoba merubah mindset atau pola pikir anak muda hari ini,” tutur Dea Eka, Sabtu (14/12/2024).

Menurut Dea, merubah mindset para pemuda untuk lebih mencintai pertanian ini tentu selaras dengan program Prabowo-Gibran. Yaitu dimana bangsa Indonesia harus mampu mewujudkan swasembada pangan.

“Ketika pemuda tidak peduli dengan pertanian, maka bagaimana bisa mencapai Indonesia Emas di 2045,” katanya.

Diharapkan Dea, pemuda Jawa Barat harus kembali memulai tradisi leluhurnya, yaitu bercocok tanam kembali.

“Insha Allah manfaatnya lebih besar dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tandas tokoh Pemuda asal Kabupaten Karawang ini.

Sementara, Ketua DPN HKTI, Fadli Zon menyampaikan harapan pada pengurus HKTI Jabar, yaitu dimana HKTI Jabar harus menjadi pionir terdepan memajukan petani dan sektor pertanian di Jabar.

Fadli mengatakan, Jabar sebagai lumbung pangan nasional jadi dinilai sangat penting. Kehadiran HKTI Jabar sangat penting bagi HKTI di Indonesia. Fadli bercerita bahwa Prabowo pernah menjadi Ketum DPN HKTI 2004-2015.

Menurut Fadli, Prabowo adalah sosok yang sangat menghormati profesi petani “Ke depan, pemerintahan akan menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas. Yakni, bagaimana menciptakan swasembada pangan di Indonesia. Cita-cita Pak Prabowo sebagai Presiden Indonesia dan Ketua Dewan Pembina HKTI semoga bisa terwujud,” paparnya.

Masyarakat diharapkan bisa menikmati makanan yang bergizi. Ini terutama untuk generasi muda dan ibu hamil agar bisa mengurangi angka stunting.

“Pak Prabowo sangat konsen terhadap ketahanan pangan dan kemandirian pangan,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siswa SMA Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu – Tanggerang Selatan

TANGGERANG - Terjadi kecelakaan di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026), setelah seorang pelajar SMA tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL). Peristiwa yang terjadi sekitar...

Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

KARAWANG - Terkait dugaan korupsi KPR Bank BTN yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Karawang, Manajemen PT. Bumi Artha Sedayu (BAS) akhirnya angkat bicara. Plt. Direktur...

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan