Sabtu, Juni 6, 2026
spot_img

Tumpukan Limbah Medis Rumah Sakit Bikin Geram Warga Karangligar

Warga Kampung Bedeng, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang dibuat geger atas penemuan tumpukan limbah medis sembarangan.

Limbah itu dikemas dalam ratusan kantong plastik berwarna hitam itu berisi jarum suntik bekas, botol berikut selang infus, dan plastik bening bekas pembungkus obat.

Dalam tumpukan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) itu, terdapat dokumen data pasien salah satu rumah sakit ternama di Karawang.

Warga Karangligar, Agus Tohaeri, mengaku geram atas tindakan oknum yang membuang limbah medis ke wilayahnya.

Berita Lainnya  Adukan Kades Sumurkondang, LBH Laskar NKRI Bakal Kembali Surati DPMD Karawang

“Terus terang kami geram atas penemuan tumpukan limbah medis ini. Mereka menganggap warga Karangligar tak mengerti apa-apa, sehingga menjadikan daerah kami sebagai tempat pembuangan berbagai jenis limbah,” kata Agus, Kamis (10/4).

Warga, kata dia, khawatir limbah itu merupakan limbah infeksius yang mengandung bibit penyakit dan bisa menular terhadap warga sekitar.

Ia meminta kepolisian dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang segera menindaklanjuti tumpukan limbah medis tersebut dan menangkap pelakunya.

Berita Lainnya  Pasca 2 Wisatawan Tewas Tertimbun Longsor, Kini Wisata Curug Cileat - Subang Ditutup Sementara

“Saya kira temuan dokumen berisi keterangan salah satu rumah sakit bisa dijadikan sebagai pintu masuk pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini,” kata Agus.

Respons Dinas Lingkungan Hidup Karawang

Kepala DLH Karawang, Iwan Ridwan, mengatakan akan menurunkan Tim Wasdal (Pengawasan dan Pengendalian) OPD-nya ke lokasi.

Namun, Iwan tak menyebutkan secara rinci kapan timnya akan diterjunkan ke lapangan.

Sementara Camat Telukjambe Barat, Arta, mengaku baru tahu ada limbah B3 yang dibuang di daerah yang dikenal langganan banjir tersebut.

Berita Lainnya  Ditarget Rampung Juni 2026, Warga Minta JPO Stasiun Bekasi Dilengkapi Fasilitas Lift untuk Mudahkan Disabilitas

“Ada limbah pembalut pun saya baru tahu. Eh sekarang malah ditemukan limbah B3. Saya instruksikan ke kades agar mengoptimalkan Linmas melakukan kontrol lingkungan,” kata Arta.

Sumber : Kumparan

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pohon Tumbang di Karawang Timpa Truk Kontainer Peti Kemas, Sopir dan Penumpang Perempuan Tewas

KARAWANG - Sebuah pohon tumbang menimpa sebuah truk kontainer peti kemas di jalan Lingkar Tanjungpura Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026) sore. Akibat peristiwa ini,...

Sidang Kasus Ade Kunang, Kadis BMSDA Bekasi Akui Ploting 42 Paket Proyek atas Permintaan Abah Kunang

BANDUNG - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln mengungkap adanya pengondisian proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Dalam...

Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memberhentikan sementara oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial N alias I, usai terjerat kasus penyalahgunaan peredaran narkoba...

Dedi Mulyadi Tertipu, Warga yang akan Dibantunya Ternyata Pelaku Curanmor

SUMEDANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) sepertinya telah tertipu oleh salah seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Siapa sangka jika warga Kabupaten...

Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

KOTA BEKASI - Sempat dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) mendesak DPRD Kota Bekasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan