Selasa, Juni 9, 2026
spot_img

Tak Ada Lagi 01 dan 02, Semua Bersama-sama Membangun Karawang

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Dengan finalnya rapat pleno rekaptulasi KPU Karawang yang menentukan Aep-Maslani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karawang terpilih periode 2025-2030, maka sudah tidak ada lagi pendukung 01 dan pendukung 02.

Demikian diungkapkan Tokoh Masyarakat Rengasdengklok Utara, Bunda Trisnawati, saat diwawancarai awak media, Jumat (6/12/2024).

Ketua Srikandi Grib Jaya Jawa Barat ini juga menyampaikan, pasca rapat pleno rekaptulasi KPU Karawang, ia bersama suami tercintanya Bang Dedi Hunter langsung mencoba mempersatukan kembali masyarakat pendukung 01 dengan pendukung 02, melalui kegiatan ‘lomba ngaliwet’.

Berita Lainnya  Masifnya Serangan ke Prabowo di Medsos, Apakah Masuk Kategori Operasi Delegitimasi Kekuasaan Politik?

Artinya, Bunda Trisnawati menegaskan, bahwa Pilkada hanya merupakan bagian kecil dari proses demokrasi. Sementara kebersamaan adalah semangat gotong royong masyarakat untuk mendukung setiap bentuk program pembangunan yang positif.

“Jujur saja masyarakat di sini tidak semuanya pendukung 02, karena ada juga pendukung 01. Tapi ketika pilkada selesai, kita harus kembali guyub untuk membangun Karawang secara bersama-sama,” tutur Bunda Trisnawati.

Oleh karenanya, Bunda Trisnawati mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk mendukung setiap program pembangunan pemerintahan Aep-Maslani, demi Karawang Maju.

Berita Lainnya  Tokoh Muda Golkar Dorong 'Mas Bahlil Ganteng' Nyapres 2029

Dan jika saja ada kebijakan pembangunan yang keliru, maka tentu harus diingatkan dengan cara santun dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya selalu berpikiran positif bahwa kita semua memiliki niatan yang sama untuk kebaikan Karawang ke depan. Pilkada sudah selesai, mari bergandengan tangan kembali. Maka selanjutnya mari kita bangun Karawang secara bersama-sama,” tutup Bunda Trisnawati.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Studi PUSTAKA Sebut ‘Video Viral LGBT’ di THM Karawang Bisa Dijerat Pidana Kesusilaan

KARAWANG - Beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang, perlu ditindaklanjuti secara...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,  nama a nggota DPRD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan