Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Retret Kepala Daerah Gelombang II di Sumedang Resmi Dibuka

SUMEDANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghadiri Pembukaan Orientasi Kepemimpinan (retret) bagi Kepala Daerah (KDH) dan Wakil Kepala Daerah (WKDH) Gelombang II Tahun 2025 yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (23/6/2025).

Retret Gelombang II ini berlangsung pada 22–26 Juni 2025 dan diikuti oleh 86 peserta, terdiri dari gubernur, bupati, dan wali kota, termasuk kepala daerah yang baru dilantik usai putusan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK), Pemungutan Suara Ulang (PSU), atau Rekapitulasi Ulang Pilkada Serentak 2024.

Salah satu peserta dari Jawa Barat adalah Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari, yang dilantik pada Rabu (4/6/2025) setelah menang dalam PSU.

Berita Lainnya  Prabowo Percaya Diri Disegani Pimpinan Dunia : "Mungkin Mereka Takut Sama Saya"

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa materi retret mencakup berbagai tema strategis seperti Ketahanan Nasional, Wawasan Kebangsaan, Asta Cita, Program Kementerian/Lembaga, Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Kepemimpinan, Komunikasi Politik, hingga Team Building. Total terdapat 31 narasumber yang akan mengisi kegiatan ini.

“Materinya sama seperti Retret Gelombang I di Magelang. Lokasi Gelombang II kita pilih Jatinangor karena lebih dekat dari Jakarta, sehingga memudahkan mobilitas para narasumber, termasuk menteri-menteri. Apalagi kini ada Kereta Cepat Whoosh,” ujar Tito.

Ia juga menilai fasilitas IPDN Jatinangor sangat representatif dan siap digunakan, termasuk ruang kelas, asrama, sistem suara, dan ruang makan. “IPDN merupakan lembaga pendidikan kedinasan terbesar di Indonesia dan fasilitasnya sangat memadai,” tambahnya.

Berita Lainnya  Singgung Soal 'Ideologi Politik', Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang 'Ngeramein' Keracunan MBG

Dalam kesempatan itu, Tito turut menyampaikan rencana penyelenggaraan retret bagi para Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia di Magelang.

“Presiden sudah memberi arahan agar retret juga dilaksanakan untuk para Sekda. Mereka adalah birokrat paling senior, berbeda dengan kepala daerah yang merupakan pemimpin politik hasil pemilihan rakyat,” jelas Tito.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Sangat siap, tinggal berengbeng (berangkat), karena semua sekda, Provinsi dan Kabupaten/ Kota di Jabar, kita kan sering ‘sharing’ juga, sering konsolidasi, membicarakan akselerasi pembangunan di Jawa Barat, dalam koridor Jabar Istimewa,” kata Herman.

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

“Kalau ada instruksi retret, siap. Bahkan kalau hari ini harus berkemas, saya juga siap,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto menekankan retret ini bertujuan memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antarkepala daerah serta antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Kami percaya bahwa kebersamaan dalam forum ini tak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menumbuhkan kemauan dan kemampuan untuk disiplin serta konsisten dalam menjalankan pemerintahan,” pungkas Bima.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan