Jumat, Mei 15, 2026
spot_img

Perjuangan Menantang Maut Pelajar Sukabumi untuk Sampai ke Sekolah

SUKABUMI – Perjuangan luar biasa harus dilakukan oleh puluhan pelajar di Kampung/Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk mengenyam dunia pendidikan.

Mereka harus bertaruh nyawa menuruni dan menyeberangi aliran Sungai Cikarang.

Setiap hari mereka harus menantang maut karena sewaktu-waktu air bah bisa terjadi di sana.

Meskipun harus bertaruh nyawa, para pelajar sekolah dasar dan menengah pertama yang bersekolah di wilayah seberang sungai yakni di wilayah Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, tetap mengikuti aturan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yakni masuk sekolah pukul 06.30.

Berita Lainnya  Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

Kepala Desa Tanjung, Dasep Taofiqul Hiqmah, mengatakan para pelajar itu berangkat lebih pagi agar tidak kesiangan.

Ada yang berangkat pukul 06.00 ada juga yang sebelum itu karena mereka harus berjalan kaki ke sekolah.

“Aturannya masih ngikuti karena serentak, ngikuti aturan tersebut lebih pagi, karena jadwal masuk setengah tujuh, berangkat sebelum setengah tujuh,” ujar Dasep kepada Tribunjabar.id, Sabtu (23/8/2025).

Dasep berharap pemerintah daerah bisa segera membangun jembatan agar masyarakatnya terutama para pelajar dapat beraktivitas seperti biasa.

Berita Lainnya  Ade Kunang Terima Rp 11 Miliar dan Ayahnya Rp 1 Miliar

Selain sebagai akses menuju sekolah, jembatan yang terputus bahkan hilang akibat banjir bandang pada bulan Maret 2025 itu juga menjadi akses perekonomian bagi warga setempat.

Pemerintah Desa pun sudah berkiirm surat ke Pemda Kabupaten Sukabumi agar dibuatkan jembatan baru.

“Kemarin kita kirim surat lagi ke pak Bupati, kemarin mau survey kembali,” ucap Dasep.

Berita selengkapnya klik :  https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1144033/pelajar-di-sukabumi-menjerit-minta-tolong-ke-kdm-setiap-hari-harus-terjang-sungai-ke-sekolah?page=all.

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KDM Usul 70% Pajak Pertambangan Dikembalikan ke Desa

BOGOR - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi alias KDM mengusulkan 70% pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi. KDM mengatakan skema...

Jaksa Sebut Kekayaan Nadiem Tak Wajar, Tuntut Uang Pengganti Rp 5,68 Triliun

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengalami peningkatan harta kekayaan yang tidak seimbang...

Rivalitas Sepak Bola Cukup 2 x 45 Menit di Dalam Lapangan, Bobotoh Diimbau Tak Mudah Termakan Kabar Hoaks di Medsos

KARAWANG - Kurang dari 2 x 24 jam, akhirnya pihak kepolisian dari Polres Karawang berhasil meringkus pelaku pembunuhan AF (15), pelajar SMK asal Kecamatan...

Tidak Ada Kaitannya dengan Bentrok Suporter, Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Pelajar di Batujaya

KARAWANG - Kurang dari 2 x 24 jam, akhirnya Polres Karawang berhasil meringkus pelaku pembunuhan AF (15), seorang pelajar yang jasadnya ditemukan di bantaran...

Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos

KOTA BEKASI - Seorang anak di bawah umur tewas ditusuk usai saling ejek hingga saling tantang di media sosial (medsos) di Pondok Melati, Kota...

Hukum

Jaksa Sebut Kekayaan Nadiem Tak Wajar, Tuntut Uang Pengganti Rp 5,68 Triliun

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengalami peningkatan harta kekayaan yang tidak seimbang...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan