Senin, Juli 27, 2026
spot_img

Demo Pelaku Pariwisata Batal Digelar, KDM ‘Keukeuh’ Larang Study Tour

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan rencana aksi demonstrasi para pelaku usaha perjalanan wisata batal setelah mereka melakukan pertemuan.

Dedi menjelaskan kembali alasan tetap menolak adanya study tour di kalangan sekolah dan akhirnya mereka yang berdemo sebelumnya batal menggelar demo yang sedianya akan digelar Senin ini.

“Saya juga mohon maaf. Jadi kalau kata orang, saya politik populis. Selalu ingin mengambil citra-citra populis, menurut saya tidak. Kenapa? Karena saya punya jiwa kekeuh pak. Kalau sudah itu menjadi pikiran saya, menjadi orientasi saya,” katanya di sela acara PKS Jabar di Soreang, Minggu (24/8/2025).

Berita Lainnya  Jadi 'Bulan-bulanan' Warga, Guru ASN ini Tega Serahkan Siswa Yatim ke Suaminya untuk Dicabuli

Demo itu dijadwalkan berlangsung Senin besok oleh Solidaritas Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat (SP3JB).

“Misalnya study tour, orang demo, segala macam. Saya mah kekeuh, ini tidak boleh dilaksanakan. Kenapa? Kasian banyak orang yang pinjam kesana-kesini. Saya sudah tahu, saya kasian juga rakyat-rakyat di kampung. Kasian juga orang berpenghasilan rendah,” ungkapnya melanjutkan.

Menurut dia, study tour yang selama ini identik dengan piknik yang tidak sedikit berdampak negatif bagi guru.

Berita Lainnya  Raker Ghazali Center Indonesia Hasilkan 5 Rekomendasi Eksternal untuk Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

“Dan kasihan juga study tour itu judulnya studi tour, tapi isinya piknik. Dan kemudian kasian juga guru selalu menjadi tudingan yang negatif bagi masyarakat. Saya kekeuh itu,” katanya.

Demul: Demo Besok Batal

“Dan Alhamdulillah, yang kemarin saya sudah bertemu memberikan penjelasan. Akhirnya, tadinya katanya demo besok. Demonya juga sudah dibatalkan,” ujarnya.

Pihaknya akan merumuskan agar ke depan, wisatawan di Jabar banyak yang berasal dari luar daerah Jawa Barat. Bukan hanya berasal dari Jawa Barat dan Jakarta saja.

” Untuk itu volume untuk besar bisa ditingkatkan dengan cara apa? Dengan cara mengelola seluruh sumber daya alam yang dimiliki dengan baik, dikelola dan memiliki efek kepariwisataan,” ucapnya.

Berita Lainnya  Kriminolog Ingatkan Dedi Mulyadi Soal Sayembara Buru Begal : 'Jangan Sampai Jadi Negara Preman'

Sebelumnya, para pelaku pariwisata sudah menyampaikan aksi di Gedung Sate, hingga memblokade jalan layang Mochtar Kusumaatmadja pada Senin (21/7/2025). Mereka menuntut Dedi Mulyadi untuk mencabut surat edaran larangan study tour di kalangan sekolah.***

Sumber : PikiranRakyat

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Polisi Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Terduga Maling Ayam

TABANAN - Polres Tabanan telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan berat, hingga mengakibatkan korban meninggal, yakni pria berinisial KD, warga Desa Sidetapa,...

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan