Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Pengamat : Kecil Kemungkinan Aep-Maslani Lupakan Janji Politik

KARAWANG – Satu tahun masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh – H. Maslani bukan hanya mendapat sorotan dari kelompok pemuda. Melainkan juga dari praktisi hukum dan pengamat kebijakan publik, Asep Agustian SH. MH.

Asep Agustian berpendapat, hingga satu tahun masa pemerintahan, sangat kecil kemungkinan Aep-Maslani melupakan janji politik Pilkada. Alasannya pertama, janji politik Aep-Maslani sudah tertuang dalam tagline ‘Karawang Maju’ dan visi-misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kedua, parpol koalisi pengusung Aep-Maslani di Pilkada masih terlihat solid untuk mendukung dan mendorong setiap kebijakan pembangunan Aep-Maslani.

“Meskipun saya bukan pendukung Aep-Maslani di Pilkada, tapi dalam hal bicara tagline ‘Karawang Maju’, kita harus bicara jujur dan objektif. Menurut saya satu tahun pemerintahan Aep-Maslani masih on the track,” tutur Asep Agustian, Selasa (3/2/2026).

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Disinggung mengenai janji politik Aep-Maslani yang akan menggratiskan buku paket dan LKS bagi sekolah negeri, Asep Agustian mengamini jika janji politik tersebut mulai banyak dipertanyakan publik, khususnya dipertanyakan netizen di berbagai platform media sosial.

Namun demikian, Asep Agustian kembali menegaskan keyakinannya jika Aep-Maslani tidak mungkin melupakan janji politiknya tersebut.

Kenapa janji politik buku paket dan LKS gratis bagi sekolah negeri belum terealisasi?, Askun (sapaan akrab) berpendapat, kemungkinan besar program ini di-pending karena faktor adanya pemangkasan Transfer Kas Daerah (TKD) Karawang yang nilainya mencapai Rp 700 miliar lebih.

Berita Lainnya  Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Persoalan inilah yang kemudian mengharuskan Pemkab Karawang mengambil langkah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak kepada program pengadaan buku paket dan LKS gratis bagi sekolah negeri.

Kedua, sambung Askun, program pembangunan pendidikan Aep-Maslani masih terlihat fokus ke persoalan infrastruktur seperti pembangunan ruang kelas baru (RKB) hingga renovasi atau peremajaan gedung-gedung sekolah yang rusak.

“Kalau saya sih melihatnya seperti itu. Kan bisa dilihat sendiri, selain infrastruktur jalan yang sudah bagus-bagus, gedung-gedung sekolah yang menjadi kewenangan daerah juga mulai banyak yang dilakukan peremajaan oleh pemerintahan Aep-Maslani,” katanya.

Berita Lainnya  Pengamat Minta KPK Panggil Purbaya Terkait Saweran Live TikTok

Di akhir pernyataanya, Askun kembali berpendapat jika satu tahun masa pemerintahan Aep-Maslani baru ‘seumur jagung’. Artinya, masyarakat tetap harus bersabar menunggu realisasi janji-janji politik Aep-Maslani.

“Kalau saya pribadi sih berpikir positif saja ya!. Artinya, selama pemerintahan hari ini on the track, maka disitulah masyarakat harus bersabar,” kata Askun.

“Lagian saya melihat kepemimpinan Aep-Maslani bukan pemerintahan yang anti kritik kok!. Artinya, Aep-Maslani masih memiliki niatan baik untuk menerima kritik dan saran dari pihak manapun,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan