Kamis, April 16, 2026
spot_img

Korban Banjir dan Longsor di Sukabumi Dapatkan Bantuan Logistik

SUKABUMI – Masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor di Kecamatan Cisolok dan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memperoleh bantuan mencakup kebutuhan pangan, kesehatan, kebersihan, serta perlengkapan pendukung aktivitas sehari-hari.

Selain bantuan logistik, masyarakat juga menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi masyarakat terdampak di wilayah Gunung Geulis RW 05, Desa Cisolok. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan, terutama untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Susanto August Satria mengatakan, bantuan diberikan sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak bencana.

Berita Lainnya  Jalan ke Masjid Mau Salat Subuh, Lansia Stroke Disiram Air Keras oleh OTK

“Melalui program ini, kamk berupaya membantu meringankan beban warga serta mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi pasca bencana,” kata Satria.

Kegiatan ini menurut Satria, menunjukkan komitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dalam berbagai kondisi. Serta menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

“Melalui langkah tanggap dan koordinasi yang solid, upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi wilayah terdampak serta membantu warga kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Bantu Keluarga Korban 'Kecelakaan Maut' Truk Box Tabrak Warung di Subang

Perwakilan Kecamatan Cisolok Andri Fermansyah menyampaikan apresiasi atas kepeduliannya  terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada warga kami. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat tetapi juga memberikan semangat baru bagi kami semua untuk terus bangkit,” papar Andri.

Banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Cisolok dan Cikakak berdampak cukup besar bagi warga.

Berdasarkan data per 1 November 2025 tercatat 1.109 kepala keluarga (3.732 jiwa) terdampak dengan sebagian masih mengungsi.

Berita Lainnya  Kasus Pengrusakan SPPG Pancawati - Karawang Berujung Damai

Ratusan rumah mengalami kerusakan, sedangkan fasilitas umum seperti jembatan, saluran air, sekolah, tempat ibadah, dan lahan pertanian juga ikut terdampak.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Ijon Proyek Ade Kunang, Anggota Polisi Terima Duit Rp 16 Miliar

JAKARTA - Seorang anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat alias Lippo mengakui menerima uang imbalan hingga Rp 16 miliar. Uang itu terkait proyek-proyek di...

Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

PURWAKARTA - Isu dugaan 'perang dingin' antara Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta belakangan ramai diperbincangkan publik. Namun, Wakil Bupati Purwakarta, Abang ljo Hapidin, secara...

Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

KARAWANG - Aksi pencurian dengan kekerasan alias begal kembali terjadi di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Kali ini, terjadi di Jalan Raya Dusun Tangkil,...

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan