Sabtu, April 4, 2026
spot_img

KDM Ngambek ke Sekda Subang, imbasnya Pembangunan Jembatan Serangpanjang Dibatalkan

SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) terlihat marah atau ngambek ke Sekda Subang, Asep Nuroni. Sikap KDM ini dipucu lantaran Sekda Subang yang dianggap tidak mengindahkan intruksi atau perintah KDM.

Lewat video yang diunggah di akun instagram @dedimulyadi77, KDM terlihat kecewa saat menelpon Sekda Subang.

KDM mengaku telah memerintahkan Sekda Subang untuk menelusuri aktivitas truk-truk besar menuju Ciater. Namun Sekda Subang tidak mengindahkan intruksinya. Sampai akhirnya KDM sendiri yang mendapati aktvitas truk-truk besar yang memuat material tambang ilegal di Subang.

“Pak Sekda, kan tadi pagi saya minta pak Sekda menelusuri truk-truk besar yang ke arah Ciater. Saya tidak ada laporannya, dan akhirnya saya mengikuti sendiri,” tutur KDM, saat menelpon Sekda Subang.

Berita Lainnya  Jangan Hanya Fokus Dana Desa, Jaksa Agung Minta Jaksa di Daerah Tindak Kasus Korupsi Besar

Akibat rasa kekecewaannya, KDM berucap ke Sekda Subang bahwa Pemprov Jabar batal membangun jembatan Serangpanjang-Subang yang sebelumnya telah dianggarkan Rp 6,5 miliar.

KDM berujar jika keputusan tersebut merupakan bentuk sikap tegasnya terhadap daerah yang tidak serius di dalam menjaga infrastruktur pembangunan dan lingkungan.

“Ini bagian dari sikap saya. Saya tidak boleh Pemprov Jabar mengeluarkan duit terus-terusan untuk membangun sebuah daerah yang tidak punya keinginan menjaga fasilitasnya,” kata KDM.

Berita Lainnya  Sempat akan Dipangkas Purbaya, BGN Pastikan Anggaran MBG Tetap Rp 335 Triliun

Sehingga ditegaskan KDM, apabila pembangunan jembatan Serangpanjang tetap ingin dilaksanakan, maka semua beban anggarannya harus ditanggung Pemda Subang, tanpa bantuan anggaran dari Pemprov Jabar.

KDM mengaku tidak peduli jika sikap tegasnya sebagai Gubernur Jabar ini akan dinilai lain oleh warga. Kendati ditegaskan KDM jika saat ini ia sendiri tinggal di Subang.

“Terserah warga mau suka atau tidak, ini sikap saya,” kata KDM saat menutup sambungan telponnya dengan Sekda Subang.

Sekda Subang Berikan Penjelasan

Di kesempatan berbeda, Sekda Subang, Asep Nuroni memberikan penjelasan kepada wartawan.

Menurut Asep, pembangunan atau perbaikan jembatan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah, terlepas dari adanya atau tidak adanya pemberitaan viral (KDM menelpon dirinya, red).

Berita Lainnya  Profil 3 Calon Ketua KADIN Karawang, Berebut Restu Bupati Aep

“Ada tidak ada berita ini juga, sudah menjadi keharusan perbaikan atau pembangunan jembatan tersebut mah,” ujar Asep, dilansir dari TintaHijau.com.

Ia juga menilai peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran penting bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

“Ini hikmah yang sangat bagus, untuk menjadi perhatian tingkat kepekaan kita terhadap lingkungan, terutama soal galian ilegal,” singkatnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Razman Nasution : Ada Bohir yang Biaya Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi - Gibran, Razman Nasution mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana Rp50 miliar agar isu ijazah palsu milik Mantan...

Amsal Sitepu Takut Jaksa Banding

JAKARTA - Rasa takut rupanya sempat menyelimuti videografer Amsal Christy Sitepu, meski dirinya sudah divonis bebas oleh majelis hakim dalam kasus mark-up proyek pembuatan...

Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

KARAWANG - Bupati Karawang, H.  Aep Syaepuloh mengaku siap pasang badan bagi setiap guru yang melaporkan dugaan kecurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, besarnya...

Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

BEKASI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/4/2026) diwarnai aksi saling dorong...

Kebakaran SPBE di Cimuning – Bekasi, Korban Luka Bakar hingga 17 Orang

KOTA BEKASI - Korban akibat kebakaran SPBE di kawasan Cimuning, Bekasi, Jawa Barat bertambah. Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, data...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan