Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

Om Zein Minta Semua Kendaraan di Purwakarta Gunakan Plat Nomor T

PURWAKARTA – Untuk menggenjot atau meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) meminta kepada semua pihak untuk menggunakan plat nomor T atau plat nomor Purwakarta.

Baik untuk kalangan ASN, perusahaan ataupun masyarakat umum, Om Zein menghimbau agar setiap kendaraan yang belum berplat nomor T untuk segera melakukan mutasi kendaraan.

Disampaikan Om Zein, saat ini tercatat kendaraan bermotor ber­plat nomor T Purwakarta ber­jumlah 326.152 unit. Terdiri atas 278.156 unit sepeda motor dan 47.996 unit kendaraan roda empat atau lebih.

Berita Lainnya  Optimalisasi PAD, Pemkab Bekasi Siapkan Penertiban Pajak Air Tanah

Dijabarkannya,  pendapatan yang masuk ke kas Pemkab Purwakarta mencapai Rp 666.951.239. Pendapatan yang berasal dari op­sen kendaraan bermotor Rp 394.646.500, dan sisanya dari pajak daerah Rp 231.300.594, ditambah retribusi dan lainnya Rp 41.004.145.

Diakui Om Zein, selama ini anggaran daerah lebih banyak digunakan untuk gaji pegawai pemerintah yang berjumlah sekitar 14.300 orang. Yaitu dimana setiap bulan pemkab harus mengeluarkan anggaran untuk belanja pegawai mencapai Rp 81,4 miliar.

Berita Lainnya  PAD dan Serapan Anggaran Masih Rendah, Plt Bupati Bekasi : "Sekarang Kita Mulai Geber"

Atas hal tersebut, maka perlu dilakukan upaya peningkatan pendapatan. Salah satunya dari potensi pendapatan pajak kendaraan.

Yaitu dengan cara setiap kendaraan bermotor yang beroperasi di Purwakarta harus menggunakan plat nomor T Purwakarta.

“Ya supaya pajak masuk ke Purwakarta, saya minta kepada ASN, masyarakat, dan pihak perusahaan yang beroperasi di Purwakarta agar menggunakan plat nomor polisi T Purwakarta,” katanya, dilansir dari Antara.

Ditegaskannya,  perubahan plat nomor kendaraan dari luar daerah ke Purwakarta itu penting, jika kendaraan yang digunakan itu beroperasi di wilayah sekitar Purwakarta.

Berita Lainnya  Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

Karena pajak kendaraan yang masuk itu dibutuhkan oleh Pemkab Purwakarta untuk digunakan sebagai anggaran perbaikan jalan, perbaikan jembatan dan lain sebagainya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Berselisih di Medsos, Remaja di Bekasi Tewas Dikeroyok, 6 Pelaku Diamankan

KOTA BEKASI - Sebanyak enam orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota, karena diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menyebabkan remaja berinisial SRR...

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Presiden Prabowo Disarankan ‘Puasa Pidato’ untuk Redam Kemarahan Rakyat

JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato dalam beberapa...

Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Jabodetabek membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan jalan Jenderal...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan