Sabtu, April 4, 2026
spot_img

Kades di Pamanukan Subang Desak Percepatan Pembangunan Embung

SUBANG Langkah konkret penanganan bencana banjir di Kecamatan Pamanukan terus diperjuangkan oleh berbagai elemen masyarakat.

Delapan kepala desa bersama unsur warga menggelar audiensi strategis guna mendorong Pemerintah Kabupaten Subang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar segera merealisasikan pembangunan embung air di wilayah tersebut.

Audiensi ini digagas oleh Gerakan Akselerasi Antisipasi Banjir (GAAB) sebagai wujud kepedulian kolektif terhadap persoalan banjir menahun yang kerap melumpuhkan kawasan Pamanukan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Pamanukan pada Selasa (10/2/2025).

Hadir dalam forum tersebut sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat Pamanukan, serta perwakilan anggota DPRD Kabupaten Subang dari Daerah Pemilihan (Dapil) V.

Berita Lainnya  Kang Jimmy Buka Usaha Kafe Murah Meriah, Yuk Kunjungi!

Dalam audiensi tersebut, para kepala desa menekankan pentingnya percepatan pembangunan embung air yang direncanakan berlokasi di Desa Rancahilir, Kecamatan Pamanukan.

Embung dengan rencana luas sekitar 2,7 hektare tersebut diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam mengendalikan debit air.

”Pembangunan embung ini dinilai sangat vital untuk menampung limpasan air saat curah hujan tinggi, sehingga potensi banjir yang merendam pemukiman dan lahan pertanian dapat ditekan secara signifikan,” ujar Kepala Desa Lengkongjaya Ade Hermawan dalam forum tersebut, dilansir dari PikiranRakyat.com.

Berita Lainnya  Nekat Masuk Tol, Puluhan Truk Sumbu 3 Diputarbalik Petugas

Camat Pamanukan, Bambang Edi P, menambahkan bahwa selain pembangunan embung, peserta audiensi juga mengusulkan langkah teknis lainnya berupa percepatan normalisasi sejumlah saluran air dan sungai utama.

Beberapa titik yang menjadi prioritas usulan normalisasi antara lain Kalen Sema Sungai Cigadung, dan Sungai Cipunagara

Upaya normalisasi ini dianggap krusial untuk mengembalikan kapasitas daya tampung sungai dan menjamin kelancaran aliran air menuju muara, guna mengurangi risiko luapan yang selama ini menjadi pemicu utama banjir di sejumlah desa.

Para kepala desa berharap Pemerintah Daerah (Pemkab Subang) maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian ekstra dan serius terhadap isu ini.

Berita Lainnya  Puncak Arus Balik di Karawang Diprediksi Terjadi Sabtu-Minggu

Banjir tahunan di Pamanukan tidak hanya merugikan secara materi melalui kerusakan infrastruktur, tetapi juga memukul sektor ekonomi pertanian dan menghambat aktivitas publik di jalur Pantura.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak legislatif dalam merumuskan langkah nyata serta alokasi anggaran yang tepat guna membebaskan kawasan Pantura Subang dari ancaman banjir.**

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Razman Nasution : Ada Bohir yang Biaya Kasus Ijazah Jokowi

JAKARTA - Ketua Umum Kami Jokowi - Gibran, Razman Nasution mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana Rp50 miliar agar isu ijazah palsu milik Mantan...

Amsal Sitepu Takut Jaksa Banding

JAKARTA - Rasa takut rupanya sempat menyelimuti videografer Amsal Christy Sitepu, meski dirinya sudah divonis bebas oleh majelis hakim dalam kasus mark-up proyek pembuatan...

Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

KARAWANG - Bupati Karawang, H.  Aep Syaepuloh mengaku siap pasang badan bagi setiap guru yang melaporkan dugaan kecurangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, besarnya...

Demo Mahasiswa di Bekasi Saling Dorong dan Nyaris Bentrok dengan Petugas

BEKASI - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/4/2026) diwarnai aksi saling dorong...

Kebakaran SPBE di Cimuning – Bekasi, Korban Luka Bakar hingga 17 Orang

KOTA BEKASI - Korban akibat kebakaran SPBE di kawasan Cimuning, Bekasi, Jawa Barat bertambah. Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, data...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan