Selasa, September 15, 2026
spot_img

Ingin Sekolah Sambil Pesantren, Bupati Aep Undang Khusus Raras atau Akhmad ke Kantornya

Fenomena atau kasus langka perubahan alat kelamin secara alamiah seorang remaja mengudang perhatian khusus dari Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, Jumat (23/5/2025).

Raras Setia Murti (16) yang kini berubah nama menjadi Akhmad Prasetyo diundang khusus ke ruangan Bupati Aep, didampingi aparat Desa Dayeuhluhur, perwakilan Puskesmas dan Dinas Sosial.

Di depan Akhmad yang didampingi neneknya, Bupati Aep berjanji akan membantu persoalan yang dialami Raras atau Akhmad.

“Hari ini saya sengaja memanggil keluarganya. Dulu namanya Raras, sekarang Akhmad. Saya sudah tanya keinginan mereka, dan Akhmad ingin menjalani operasi,” kata Bupati Aep.

Bupati Aep menyatakan, Pemda Karawang siap membantu sepenuhnya proses operasi Akhmad, termasuk melalui BPJS.

Berita Lainnya  Habib Bahar bin Smith Tantang Ormas yang Tewaskan Bambang Setiawan dan Lukai Faturrohman

Ia juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Karawang untuk segera menindaklanjuti proses rujukan agar tidak berlarut.

Rencananya, operasi akan dilaksanakan pada Selasa mendatang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. “Karena kondisi ini cukup spesial, maka harus dirujuk ke RSHS,” tambahnya.

Tak hanya itu, Bupati Aep juga memberikan bantuan lain berupa biaya pendidikan untuk jenjang SMA dan pesantren, sepeda, telepon genggam, rumah layak huni, bantuan UMKM, dan uang tunai Rp5 juta dari dana pribadinya.

“Akhmad ingin sekolah sambil mondok, insya Allah akan kita fasilitasi. Renovasi rumah juga akan saya bantu pribadi, dan saya sudah minta Dinas Koperasi membantu lewat program UMKM,” tutur Bupati Aep.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Sementara itu, sang nenek, Jeneng, mengungkapkan bahwa perubahan kelamin cucunya mulai terlihat jelas saat remaja.

“Waktu lahir, kelaminnya seperti perempuan. Tapi makin besar, berubah jadi laki-laki,” ujarnya.

Menurut Jeneng, Akhmad sempat mengeluhkan rasa sakit, lalu dibawa ke Puskesmas Dayeuhluhur dan dirujuk ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Akhmad secara medis berjenis kelamin laki-laki. Sejak itu, identitasnya resmi berubah.

“Dia sekarang sudah ikut salat Jumat, sudah tidak pakai kerudung dan rok,” kata sang nenek.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

Jeneng menambahkan bahwa cucunya kini memiliki perawakan maskulin, tumbuh jakun, dan memiliki kekuatan fisik yang tinggi. “Dia suka bantu-bantu kerja, bahkan kuat angkat 50 kilogram gabah hasil panen,” ucapnya bangga.

Sementara itu Akhmad penuh rasa keharuannya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bupati Karawang.

“Terima kasih pak Bupati atas bantuan kepada keluarga kami, senang banyak dikasih sama pak Bupati, dan nanti buat pesantren dan sekolah,” singkat Akhmad.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan