Senin, September 21, 2026
spot_img

Ingin Sekolah Sambil Pesantren, Bupati Aep Undang Khusus Raras atau Akhmad ke Kantornya

Fenomena atau kasus langka perubahan alat kelamin secara alamiah seorang remaja mengudang perhatian khusus dari Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, Jumat (23/5/2025).

Raras Setia Murti (16) yang kini berubah nama menjadi Akhmad Prasetyo diundang khusus ke ruangan Bupati Aep, didampingi aparat Desa Dayeuhluhur, perwakilan Puskesmas dan Dinas Sosial.

Di depan Akhmad yang didampingi neneknya, Bupati Aep berjanji akan membantu persoalan yang dialami Raras atau Akhmad.

“Hari ini saya sengaja memanggil keluarganya. Dulu namanya Raras, sekarang Akhmad. Saya sudah tanya keinginan mereka, dan Akhmad ingin menjalani operasi,” kata Bupati Aep.

Bupati Aep menyatakan, Pemda Karawang siap membantu sepenuhnya proses operasi Akhmad, termasuk melalui BPJS.

Berita Lainnya  Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

Ia juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Karawang untuk segera menindaklanjuti proses rujukan agar tidak berlarut.

Rencananya, operasi akan dilaksanakan pada Selasa mendatang di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. “Karena kondisi ini cukup spesial, maka harus dirujuk ke RSHS,” tambahnya.

Tak hanya itu, Bupati Aep juga memberikan bantuan lain berupa biaya pendidikan untuk jenjang SMA dan pesantren, sepeda, telepon genggam, rumah layak huni, bantuan UMKM, dan uang tunai Rp5 juta dari dana pribadinya.

“Akhmad ingin sekolah sambil mondok, insya Allah akan kita fasilitasi. Renovasi rumah juga akan saya bantu pribadi, dan saya sudah minta Dinas Koperasi membantu lewat program UMKM,” tutur Bupati Aep.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

Sementara itu, sang nenek, Jeneng, mengungkapkan bahwa perubahan kelamin cucunya mulai terlihat jelas saat remaja.

“Waktu lahir, kelaminnya seperti perempuan. Tapi makin besar, berubah jadi laki-laki,” ujarnya.

Menurut Jeneng, Akhmad sempat mengeluhkan rasa sakit, lalu dibawa ke Puskesmas Dayeuhluhur dan dirujuk ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Akhmad secara medis berjenis kelamin laki-laki. Sejak itu, identitasnya resmi berubah.

“Dia sekarang sudah ikut salat Jumat, sudah tidak pakai kerudung dan rok,” kata sang nenek.

Berita Lainnya  Anak Buahnya Kena OTT KPK, Petani Karawang Sempat Demo Minta Prabowo Copot Nusron Wahid

Jeneng menambahkan bahwa cucunya kini memiliki perawakan maskulin, tumbuh jakun, dan memiliki kekuatan fisik yang tinggi. “Dia suka bantu-bantu kerja, bahkan kuat angkat 50 kilogram gabah hasil panen,” ucapnya bangga.

Sementara itu Akhmad penuh rasa keharuannya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bupati Karawang.

“Terima kasih pak Bupati atas bantuan kepada keluarga kami, senang banyak dikasih sama pak Bupati, dan nanti buat pesantren dan sekolah,” singkat Akhmad.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan